Tim Impian: 120 Sejarawan, 10 Jilid, 1 Misi Besar
Proyek ini dikawal langsung oleh tokoh-tokoh akademik terkemuka. Susanto didampingi dua editor umum: Prof. Dr. Singgih Tri Sulistiyono (Universitas Diponegoro) dan Prof. Dr. Jajat Burhanuddin (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
Baca Juga : Profil Try Sutrisno: Dari Komandan Peleton hingga Wapres ke-6 RI yang Kini Berpulang
Mereka memimpin 20 editor jilid untuk memastikan konten dalam 10 buku ini akurat, faktual, dan menarik dibaca oleh generasi kini.
Akhirnya! Era SBY & Jokowi Masuk Buku Sejarah Resmi

era Presiden SBY dan Jokowi akan masuk dalam versi resmi sejarah nasional baru ||tangkaplayar
Baca Juga : Perumda Parkir Makassar Gencarkan Sosialisasi Pembayaran Non-Tunai Melalui QRIS
Hal paling dinanti publik akhirnya terjawab. Menteri Kebudayaan Fadli Zon memastikan bahwa sejarah Indonesia versi terbaru akan mencakup pemerintahan Presiden SBY dan Presiden Jokowi — bab yang sebelumnya absen dari buku sejarah resmi nasional.
“Terakhir kali sejarah nasional ditulis itu sebelum masa Pak SBY. Sekarang kita update. Era Jokowi juga masuk,” ungkap Fadli di Istana Negara, pada Senin (5/5/2025).
Penambahan ini akan memperkaya narasi politik, ekonomi, dan transformasi digital Indonesia pasca reformasi, menjawab kebutuhan generasi muda yang tumbuh di era teknologi dan sosial media.
Baca Juga : Pro Kontra Penulisan Ulang Sejarah Indonesia
Lebih dari Sekadar Buku, Ini Proyek Memori Kolektif Bangsa

Museum Nasional Jakarta, sebagai bagian dari bahan penyusunan sejarah yang lebih kaya dan inklusif ||doc_museumnasional
Proyek penulisan ulang ini bukan hanya memperbarui fakta, tapi membangun ulang memori kolektif Indonesia.
Baca Juga : Menteri Kebudayaan RI Apresiasi Danny Hidupkan Warisan Budaya
Ia jadi jembatan antara generasi terdahulu, sekarang, dan masa depan, dengan sudut pandang yang lebih berimbang, terbuka, dan ilmiah.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

