Tidak mudah menghadapi tantangan dalam menciptakan ruang aman, namun wajib dilakukan, lebih cepat lebih baik.
Setidaknya perbaikan insfrastruktur yang berpihak terus ditingkatkan sebagai sebuah kebijakan.
Baca Juga : Swasembada untuk Siapa? Ketika Petani Batang Jeneponto Gagal Panen karena Kekeringan
Sebab, kebijakan yang tidak mendukung semakin membuat sulit menciptakan ruang aman bagi perempuan.
Keterlibatan masyarakat dalam menciptakan kondisi yang tenteram dan meyakinkan adalah faktor pendukung kuat, kalau tidak maka keluarga akan selalu dibayangi kekhawatiran tentang keselamatan anaknya di jalan, di sekolah, di ruang publik.
Para korban harus berani speak up. Melapor ke pihak berwajib, atas peristiwa kekerasan atau pelecehan yang dialami. Jikalau sampai tidak ditangani oleh aparat, bagikan melalui medsos.
Baca Juga : Jangan Tunggu Anak Siap, Sistemnya yang Harus Siap
Pendampingan adalah solusi yang paling efektif menjaga keselamatan, setidaknya memastikan keamanan dan memperketat kontrol. ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

