Logo Harian.news

Viral Oknum Polisi Diduga Aniaya Remaja, Begini Respon Kapolsek Bone-Bone

Editor : Redaksi Kamis, 18 Agustus 2022 15:10
Screenshot oknum polisi yang diduga pukul remaja di Luwu Utara. Ist/Hamsul
Screenshot oknum polisi yang diduga pukul remaja di Luwu Utara. Ist/Hamsul

LUWU UTARA, HARIANEWS.COM – Video oknum polisi melakukan penganiayaan terhadap seorang remaja beredar di masyarakat. Video tersebut memperlihatkan seorang oknum polisi memukul seorang remaja. Berdasarkan video yang diterima wartawan media ini, terlihat tiga orang pria berboncengan menggunakan sepeda motor, dimana dua diantaranya memegang senjata api.

Salah satu dari pria yang memegang senjata api, memakai kaos berwarna hitam, dan topi berwarna hitam tampak memaksa salah satu pria (pemuda-red) turun dari kendaraan diduga dengan menyeret dan mencekik lehernya.

Lalu, tiba tiba datang seorang pria dengan berseragam Polisi, memukul wajah pria berbaju hitam yang dicekik lehernya oleh pria bertopi hitam tersebut, lalu memukul dibagian perut.

Baca Juga : Pilkada Lutra Resmi Dimulai, KPU Harap Pelaksanaan Berjalan Lancar, Luber dan Jurdil

“Masukko (kamu masuk) ke dalam,” kata Pria yang memakai seragam polisi, sembari memaksa pria yang dipukulinya masuk menuju ruangan di Mapolsek Bone-bone.

Berdasarkan informasi yang diterima wartawan harianews.com, kejadian tersebut terjadi di Mapolsek Bone-Bone, Kabupaten Luwu Utara, Selasa, (16/08/2022), lalu.

Dua Oknum Polisi yang melakukan pemukulan tersebut merupakan Anggota Reskrim Polsek Bone Bone berinisial, H dan A. Sementara korban pemukulan bernama Aswin 18 tahun, warga Desa Kopi Kopi, Kecamatan Bone-Bone, Kabupaten Luwu Utara.

Baca Juga : Langkah Menuju Pilkada Lutra Makin Mantap, Suaib Mansur Resmi Kantongi Rekomendasi DPP Hanura

Kapolsek Bone-Bone Iptu Pawe Judda yang dikonfirmasi terkait Video tersebut, membenarkan kejadian itu, dan mengatakan, saat kejadian dirinya tidak berada di Mapolsek.

“Saya tidak tahu ini kejadian, saat itu saya sedang berada diluar kantor, lalu Saya pulang ke rumah jam setengah empat sore. Saya baru tahu kejadian ini pas buka WA dan melihat Video ini dikirimkan oleh Putri. Begitu saya lihat videonya itu, saya marah karena ini kurang ajar, orang sudah datang malah di pukul, makanya langsung saya telefon yang bersangkutan ini. Diperkirakan kejadiannya itu sekitar jam lima sampai setengah lima,” katanya kepada sejumlah awak media, saat ditemui di Mapolsek Bone-Bone, Rabu (17/08/2022).

Menurut dia saat ini dua oknum Polisi yang diduga melakukan penganiayaan tersebut sudah diamakan dan dibawa oleh Propam ke Mapolres Luwu Utara.

Baca Juga : Update Bencana Longsor Banjir Sulsel: 16 Daerah Masih Putus Akses Komunikasi

“Sebagai Kapolsek saya sangat tidak membenarkan tindakan yang dilakukan oleh dua oknum anggota ini. Tindakan seperti ini sangat tidak mengayomi. Untuk itu saat melihat video ini juga langsung saya laporkan ke Kapolres sebagai pendahuluan. Dan kasus ini kami serahkan kepada Mapolres,” tegas Iptu Pawe Judda.

Saat ditanya motif pemukulan oleh dua oknum Polisi kepada pemuda berinisial SA itu, Kapolsek enggan menjelaskan, ia hanya mengatakan masalah ini dipicu adanya perkelahian antara remaja, bahwa hal itu bermula saat pemuda SA ini berkelahi, lalu lawan berkelahinya melapor ke Mapolsek.

“Menerima laporan itu, dua oknum polisi tadi langsung menangkap SA, dan membawa SA ke Mapolsek. Ya biasalah ini kasus anak muda berkelahi lalu diamankan. Hanya saja sebagai Kapolsek saya tidak membenarkan tindakan dua Oknum anggota ini,” katanya.

Baca Juga : DPRD Lutra Gelar Rapat Paripurna, Bahas Konsep HUT ke-25 hingga Refleksi Pembangunan dari Tahun ke Tahun

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@harian.news atau Whatsapp 081243114943
Penulis : Hamsul

Follow Social Media Kami

KomentarAnda