Reward tersebut diharapkan menjadi motivasi tambahan agar seluruh peserta tampil maksimal dan membawa pulang prestasi membanggakan bagi daerah.
“Insyaallah pemerintah daerah akan memberikan reward kepada atlet-atlet yang berhasil mengharumkan nama Kabupaten Gowa,” ungkap Darmawangsyah.
Ia juga mengingatkan seluruh atlet agar tetap menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap pertandingan.
Menurutnya, menang maupun kalah merupakan bagian dari kompetisi, namun sikap disiplin, mental bertanding, dan rasa hormat kepada lawan harus tetap menjadi prioritas.
Sepak Takraw hingga MTQ Jadi Andalan Gowa
Baca Juga : Dorong Pengembangan UMKM Lokal, Dekranasda Gowa Hadirkan Galeri Mini Pusat Pembinaan
Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Gowa, H. Sappe Mangngiriang, mengatakan kontingen Gowa datang dengan target tinggi, yakni merebut gelar juara umum.
Sebanyak 142 atlet akan berlaga pada sembilan cabang olahraga, delapan cabang seni, serta lima kategori pembelajaran, termasuk Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ).
Sejumlah cabang yang menjadi andalan Kabupaten Gowa antara lain:
Baca Juga : Wakil Bupati Gowa dan Pengurus HNSI Bahas Pengembangan Potensi Nelayan hingga Wisata
Sepak Takraw (juara bertahan)
Bulutangkis
Tenis Meja
Baca Juga : Pertemuan Lanjutan dengan Pemkab Gowa, Perusahaan Kanada Tawarkan Investasi Rp1,3 Triliun
Menurut Sappe, sebagian atlet dan ofisial telah lebih dahulu berada di Sidrap untuk mengikuti technical meeting sekaligus mematangkan strategi sebelum pertandingan dimulai.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Gowa atas dukungan penuh yang diberikan, mulai dari persiapan hingga keberangkatan kontingen.
“Support dari Bapak Wakil Bupati menjadi penyemangat bagi seluruh atlet. Kami optimistis target juara umum dapat diwujudkan,” ujarnya.
Porsenijar 2026 akan mempertemukan kontingen dari 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan dalam kompetisi olahraga, seni, dan pengembangan kompetensi pelajar.
Selain menjadi arena perebutan prestasi, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat silaturahmi antarguru, pelajar, dan insan pendidikan sekaligus membangun karakter generasi muda yang sportif, kreatif, dan berdaya saing.
Kontingen Kabupaten Gowa pun membawa optimisme besar untuk kembali menorehkan prestasi sekaligus mempertahankan tradisi sebagai salah satu daerah dengan kekuatan olahraga dan seni pelajar terbaik di Sulawesi Selatan.***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
