Logo Harian.news

Wabup Gowa Tekankan Pencegahan Korupsi dalam Pengadaan Barang dan Jasa

Editor : Andi Awal Tjoheng Kamis, 21 Mei 2026 14:10
Wabup Gowa tekankan pencegahan korupsi dalam pengadaan barang dan jasa || (ho_yoz)
Wabup Gowa tekankan pencegahan korupsi dalam pengadaan barang dan jasa || (ho_yoz)

HARIAN.NEWS,GOWA – Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin menegaskan pentingnya pengawasan ketat dalam Pengadaan Barang/Jasa (PBJ), karena sektor tersebut menyerap sebagian besar anggaran daerah dan rawan terjadi penyimpangan.

Hal itu disampaikannya saat membawakan materi dalam kegiatan Bimbingan Teknis Peningkatan Kompetensi PA/KPA/PPK dan P3DN serta Pencegahan Korupsi pada Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah di The Rinra Hotel Makassar, Kamis (21/5/2026).

Baca Juga : Perda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disahkan DPRD, Wabup Gowa Sebut Wujud Transparansi dan Akuntabilitas Pemerintah Daerah

Menurutnya, korupsi dalam PBJ berdampak besar terhadap kerugian keuangan negara, menurunnya kualitas pembangunan, hingga berkurangnya kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.

“Fokus pencegahan korupsi PBJ tahun 2026 meliputi digitalisasi sistem pengadaan, pengawasan berbasis risiko, peningkatan transparansi, dan penguatan integritas ASN,” jelasnya.

Darmawangsyah juga mengingatkan sejumlah titik rawan korupsi dalam PBJ, seperti pengaturan spesifikasi, pengkondisian pemenang tender, serta praktik gratifikasi dan suap.

Baca Juga : Dorong Pengembangan UMKM Lokal, Dekranasda Gowa Hadirkan Galeri Mini Pusat Pembinaan

“Koordinasi dan integritas seluruh pelaku pengadaan menjadi kunci agar proses PBJ berjalan transparan, akuntabel, dan bebas dari korupsi,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Wabup Gowa juga mengingatkan bahwa korupsi dalam pengadaan barang dan jasa membawa dampak serius bagi negara dan masyarakat. Kerugian yang ditimbulkan tidak hanya bersifat finansial, tetapi juga mempengaruhi kualitas pembangunan dan pelayanan publik.

Sementara itu, Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemkab Gowa, Aisyah Najamuddin mengatakan, Bimtek tersebut bertujuan untuk memastikan proses pengadaan barang dan jasa berjalan secara efisien, transparan, akuntabel, serta bebas dari penyimpangan.

Baca Juga : Wakil Bupati Gowa dan Pengurus HNSI Bahas Pengembangan Potensi Nelayan hingga Wisata

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]
Halaman
Penulis : YUSRIZAL KAMARUDDIN

Follow Social Media Kami

KomentarAnda