HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar semakin serius menangani masalah pengelolaan limbah dan air bersih untuk masyarakat Makassar.
Hal ini terbukti dari berbagai kerjsama yang dilakukan Pemerintah kota (Pemkot) Makassar salah satunya dengan audiensi dari pihak kota Maniwa Jepang yang dihadiri langsung dari Nationwide General Waste Environmental Improvment Cooperative Association, Board of Directors Business Promotion Subcommitte Chairman, Hitoho Maki, di Balaikota Makassar, Jumat (26/4/2024).
Baca Juga : Dari Lorong ke Ketahanan Pangan, Urban Farming Terus Diperluas di Makassar
Kunjungan tersebut diterima langsung oleh PJ Sekda Kota Makassar. Dalam pertemuan itu beberapa tawaran dan pembicaraan terkait pengelolaan limbah yang akan dikerjasamakan dengan Pemkot Makassar.
Tak hanya itu, ada juga program lainnya yang bertema Low Carbon City, turut menjadi pembahasan dalam audiensi tersebut.
“Tentu saja ini menjadi sangat menarik kami menyambut baik apa yang disampaikan oleh pihak Yachiyo Grup dari Kota Maniwa di Jepang,” jelasnya.
Baca Juga : Proyek PSEL di TPA Manggala Digenjot, Gelontorkan 3 Miliar untuk 8 Hektare Lahan
Firman mengatakan tawaran penjajakan kerjasama ini sejalan dengan visi misi dan program-program strategis Pemerintah Kota Makassar yang juga sangat bersentuhan dengan apa yang disampaikan seperti Makassar low carbon City.
Rencana kerjasama ini nantinya akan menjadi perhatian Pemkot Makassar.
“Kami akan melakukan penjajakan kerjasama ini melalui subtitusi baik itu melalui Unhas tentunya karena pilot proyek ini juga diinisiasi oleh Unhas,” tuturnya.
Baca Juga : Appi Targetkan 180 Hari, Makassar Beralih ke Sanitary Landfill
Kota Makassar pun menjadi salah satu kota yang dianggap konsen mewujudkan kota Zero Carbon selain kota Bandung dan Denpasar untuk penjajakan kerjasama ini.
Dia mengungkapkan langkah selanjutnya Firman akan membahas dengan lingkup internalnya dan akan secepatnya membuat letter of administrasi atau berupa poin-poin kerjasama.
“Kita akan membahas terlebih dahulu. Karena untuk bekerjasama banyak hal yang harus dilengkapi dan diperhitungkan. Daya pikir ini konsep pengelolaan limbah yang bagus. Kita akan mengadakan rapat selanjutnya,” pungkas Firman.
(NURSINTA)
Baca Juga : Pemkot Makassar Gelar Salat Id di Karebosi, Imam Syekh Al-Areqi, Khatib Rektor UIN
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

