Pertemuan tersebut juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Fauzi Andi Wawo, yang mengapresiasi inisiatif kolaboratif tersebut.
Menurutnya, gerakan ecoenzym memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai program berbasis masyarakat yang berdampak luas, baik dari sisi lingkungan maupun ekonomi.
Baca Juga : Fadly Padi di Event Booth Makassar Pikat Pengunjung City Expo di Surabaya
Ke depan, kolaborasi ini akan ditindaklanjuti melalui program pelatihan, pendampingan, serta pembentukan kelompok-kelompok produksi ecoenzym di tingkat komunitas. Diharapkan, langkah ini tidak hanya memberi dampak positif bagi lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Dengan terbangunnya sinergi ini, Yayasan Butta Porea bersama Fatayat NU Makassar optimistis mampu menghadirkan gerakan lingkungan berkelanjutan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

