Gandhi tewas ditembak oleh seorang ekstremis, Nathuram Vinayak Godse, pada 30 Januari 1948.
Hari Martir di India dirayakan dengan mengingat kembali nilai-nilai yang diperjuangkan Gandhi, seperti antikekerasan, persatuan, dan moralitas.
Baca Juga : Presiden Prabowo Subianto Kenang Mahatma Gandhi di Rajghat Memorial
Gandhi tidak hanya dianggap sebagai Bapak Bangsa India, tetapi juga sebagai simbol perdamaian global yang menginspirasi banyak gerakan anti-kekerasan di seluruh dunia.
Hari Sekolah Tanpa Kekerasan dan Perdamaian: Pendidikan untuk Masa Depan Damai
Tanggal 30 Januari juga diperingati sebagai Hari Sekolah Tanpa Kekerasan dan Perdamaian (DENIP), sebuah inisiatif yang digagas oleh penyair dan pendidik asal Spanyol, Llorenç Vidal Vidal.
Hari ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang damai dan mengajarkan generasi muda cara menyelesaikan konflik tanpa kekerasan.
Peringatan ini sengaja diadakan pada tanggal yang sama dengan hari wafatnya Mahatma Gandhi, sebagai bentuk penghormatan terhadap prinsip-prinsip antikekerasan yang ia perjuangkan.
DENIP kini diakui secara internasional dan dirayakan di berbagai negara sebagai bagian dari upaya membangun masa depan yang lebih damai melalui pendidikan.
Hari Pelarian Nasional: Saatnya Beristirahat dari Rutinitas
Bagi mereka yang merasa terjebak dalam rutinitas harian yang melelahkan, tanggal 30 Januari juga menawarkan momen untuk “melarikan diri” sejenak melalui Hari Pelarian Nasional.
Peringatan ini mengajak masyarakat untuk beristirahat dari pekerjaan, gadget, dan segala bentuk tekanan hidup, serta menikmati waktu dengan lebih santai.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

