HARIAN.NEWS, GOWA — Momen perpisahan penuh haru menyelimuti pelepasan Adnan Puritcha Ichsan Yasin Limpo dan Abdul Rauf Malaganni sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gowa setelah sembilan tahun memimpin daerah tersebut.
Dalam acara yang berlangsung selama dua hari, ribuan warga dan jajaran pemerintah daerah memberikan penghormatan terakhir kepada kedua pemimpin yang telah menorehkan berbagai prestasi bagi Kabupaten Gowa.
Baca Juga : Wabup Gowa Dorong Pelaku UMKM Bawa Produk ke Pasar Ekspor
Pada Rabu sore, Adnan dan Abdul Rauf menghadiri acara pelepasan resmi yang dihadiri oleh 167 kepala desa/lurah beserta istri serta 18 camat dengan pendamping masing-masing.
Dalam sambutannya, Adnan menegaskan bahwa keberhasilan yang diraih selama kepemimpinannya merupakan hasil kerja sama seluruh jajaran pemerintahan, sementara kekurangan yang ada menjadi tanggung jawabnya bersama Abdul Rauf.
“Sembilan tahun kita bersama dalam pengabdian, dan setiap keberhasilan adalah buah dari kolaborasi kita semua. Jika ada kekurangan, itu menjadi tanggung jawab kami, bukan kalian,” ujar Adnan dengan suara bergetar menahan haru.
Baca Juga : Bupati Gowa Sampaikan Duka Mendalam Kepergian Mantan Camat Bontonompo Periode 2006-2008
Suasana semakin emosional ketika Adnan menyampaikan pantun dalam bahasa Makassar sebagai bentuk penghormatan kepada masyarakat dan jajaran pemerintah yang telah mendukungnya.
Tangis haru pun pecah di berbagai sudut Kantor Bupati Gowa, menandai betapa besar kedekatan Adnan dengan warga dan bawahannya.
Dalam kesempatan tersebut, Adnan juga mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Gowa agar tetap mendukung kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati yang baru, Husniah Talenrang dan Darmawangsyah Muin.
Baca Juga : Bupati Gowa dan BBWS Pompengan Jeneberang Atensi Pengembangan Danau Mawang
Ia menegaskan bahwa transisi kepemimpinan harus berjalan dengan lancar demi keberlanjutan pembangunan daerah.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

