Logo Harian.news

Anis Matta: Erdogan Datang Membawa Arah Baru Bagi Turki, Indonesia sedang OTW ke Sana…

Editor : Andi Awal Tjoheng Selasa, 30 Mei 2023 00:57
Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia mengucapkan selamat atas kemenangan Recep Tayyip Erdogan sebagai Presiden Turki periode 2023-2028. Tangkap layar Instagram @anismatta
Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia mengucapkan selamat atas kemenangan Recep Tayyip Erdogan sebagai Presiden Turki periode 2023-2028. Tangkap layar Instagram @anismatta

Kata Anis Matta, Pilpres Turkiye 2023 ini sangat monumental di tengah perang Ukraina dan konflik supremasi geopolitik di hampir semua kawasan di dunia.

” Inilah Pilpres yang diintervensi secara terbuka
dan tertutup oleh hampir semua kekuatan adidaya. Ini salah satu ‘medan tempur’ paling brutal diantara mereka,” tegasnya.

Lanjut dikatakan pria kelahiran Kabupaten Bone Sulsel pada 55 tahun silam ini, bahwasanya ada banyak rencana pesta di Amerika Serikat (AS) dan Eropa yang dibatalkan setelah kemenangan Erdogan dalam pertempuran terakhirnya.

Baca Juga : Partai Gelora Sulsel Kokohkan Konsolidasi dan Kepemimpinan Kader Lewat Roadshow Tiga Zona

“Jika diberi umur, Erdogan akan memimpin hingga 2028 mendatang, dan menyempurnakan karyanya selama seperempat abad (2003-2028),” ulasnya.

Menurut Anis Matta, Erdogan telah menyatukan Islam dan nasionalisme di tataran ideologi. Dan dalam realitas mengubah wajah Turkiye secara fundamental serta mengembalikan posisinya sebagai salah satu kekuatan global dengan fitur teknologi, militer, ekonomi, dan budaya yang solid.

“Erdogan datang membawa arah baru bagi Turkiye dan peta jalan yang jelas ke sana. Erdogan bekerja dengan tekad dan determinasi yang kuat. Semoga Allah menyempurnakan amalnya dan menutupnya kelak dengan husnul khotimah,” katanya.

Baca Juga : GELORA Sulsel Bidik 7 Kursi DPRD Provinsi di Pileg 2029, Perkuat Konsolidasi

Selain Turkiye, mantan wakil ketua DPR RI periode 2009-2013 ini menyebut ada 4 lagi negara muslim yang bisa menjadi kekuatan global karena sejarah dan kombinasi potensi berbagai sumber dayanya, yaitu Indonesia, Mesir, Arab Saudi, dan Aljazair.

“Peta jalan masing-masing negara itu mungkin berbeda, tapi mereka bisa menjadi pemimpin kawasan dan global di tengah transisi yang sangat kompleks menuju tatanan dunia baru yang multipolar. Indonesia sedang OTW ke sana … Arah Baru Indonesia,” pungkas mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera ke-5 tersebut.

Sebagai gambaran, Recep Tayyip Erdogan telah memimpin Turki selama 20 tahun sejak terpilih sebagai Perdana Menteri tahun 2003-2014, dilanjutkan terpilih sebagai Presiden tahun 2014. ***

Baca Juga : Mudzakkir Ali Djamil Ditunjuk Jadi Ketua Gelora Sulsel Gantikan Syamsari Kitta

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]
Halaman

Follow Social Media Kami

KomentarAnda