Logo Harian.news

WARKOP DK10

BBM Dibatasi, Gaya Hidup Ikut Disetel?

Editor : Andi Awal Tjoheng Jumat, 03 April 2026 21:24
BBM Dibatasi, Gaya Hidup Ikut Disetel? Ngopi Bareng DK10 Menggelitik || nanobanana@harian.news
BBM Dibatasi, Gaya Hidup Ikut Disetel? Ngopi Bareng DK10 Menggelitik || nanobanana@harian.news

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Jumat malam di Warkop DK10 kembali ramai. Aroma kopi hitam bercampur suara tawa jadi tanda khas: Om Haria, Mas Bro, dan Deng Kio sudah “reuni” lagi usai libur Lebaran.

Belum juga kopi mendarat sempurna di meja, Om Haria langsung buka topik.

Baca Juga : Pengamat Ekonomi Tanggapi Antrean BBM Subsidi di Makassar Sejak Oktober 2026

“Sekarang ini bukan cuma dompet yang harus dijaga, BBM juga ikut dijatah,” katanya sambil mengaduk kopi pelan.

Deng Kio terkekeh.
“Baru juga habis THR, eh bensin disuruh hemat.”

Mas Bro yang duduk santai menyela,
“Ini bukan soal hemat biasa. Ini soal darurat energi. Dampak perang di luar sana, kita juga ikut kena imbasnya.”

Baca Juga : Pertamina Patra Niaga Tegaskan Soal Amera Desak Transparansi BBM dan LPG Subsidi

Om Haria mengangguk.
“Iya, pemerintah mulai batasi BBM subsidi. Tapi kalau dilihat, masih cukup longgar sih.”

Deng Kio langsung nyaut,
“50 liter sehari? Itu sih masih bisa keliling kota sambil cari diskon kopi.”

Mas Bro tersenyum tipis.
“Justru itu. Pembatasan ini bukan buat menyulitkan, tapi buat mengingatkan. Biar kita nggak jor-joran.”

Baca Juga : Ganjil-Genap BBM Berlaku, Antrean SPBU Tanete Lebih Terkendali

“Jadi ini semacam alarm ya?” tanya Om Haria.

“Betul. Alarm supaya kita sadar, energi itu bukan barang tak terbatas,” jawab Mas Bro.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@harian.news
Halaman
Penulis : ANDI AWAL TJOHENG

Follow Social Media Kami

KomentarAnda