Logo Harian.news

BGN Pastikan Program MBG Berlanjut, Melayani Lebih Banyak Penerima

Editor : Andi Awal Tjoheng Selasa, 03 Maret 2026 08:05
Ilustrasi : Penyajian makanan segar dalam paket program MBG di dapur umum, Kepala BGN pastikan program MBG tetap berlanjut pasca Idulfitri bahkan di perluas ||qwenAI_harian.news
Ilustrasi : Penyajian makanan segar dalam paket program MBG di dapur umum, Kepala BGN pastikan program MBG tetap berlanjut pasca Idulfitri bahkan di perluas ||qwenAI_harian.news

Kepala BGN:Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Berlanjut Pasca Idulfitri

HARIAN.NEWS, JAKARTA – Berita yang beredar di sejumlah platform digital mengenai penghentian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah Idulfitri ternyata tidak benar.

Baca Juga : Saat Prabowo Bertanya pada Buruh Apakah MBG Bermanfaat

Badan Gizi Nasional (BGN) dengan tegas membantah isu tersebut dan memastikan bahwa program ini akan terus berlanjut, bahkan diperluas setelah Lebaran.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa tidak ada kebijakan ataupun arahan dari pemerintah yang menyebutkan penghentian program MBG.

“Informasi yang beredar tersebut tidak benar dan tidak memiliki dasar dari pernyataan resmi pemerintah. Program MBG akan terus berlanjut bahkan akan diperluas setelah Idulfitri,” ujar Dadan dalam konferensi pers yang digelar pada Senin (2/3/2026).

Baca Juga : Prabowo: MBG dan Koperasi Desa Jadi Pilar Kebangkitan Ekonomi Rakyat

Dadan menegaskan bahwa pada fase pasca Idulfitri, program MBG justru akan memasuki fase pengembangan yang signifikan. Dalam fase ini, BGN menargetkan jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akan meningkat hingga 25.000 unit yang tersebar di seluruh Indonesia.

Hal ini berarti bahwa lebih dari 61 juta penerima manfaat MBG akan mendapat akses yang lebih luas ke menu makanan bergizi dengan kualitas terbaik.

Penyajian Menu Segar dan Berkualitas:

Baca Juga : BGN Tegaskan MBG Bukan Cuma Gizi, Tapi Penyelamat Petani

Selain peningkatan jumlah unit layanan, BGN juga akan kembali menggunakan menu segar dalam setiap penyajian makanan yang akan diberikan kepada penerima manfaat.

“Kami kembali pada penggunaan bahan makanan segar untuk memastikan kualitas layanan semakin baik dan manfaat gizinya lebih optimal,” jelas Dadan.

Langkah ini diambil agar asupan gizi bagi penerima manfaat bisa lebih terjaga, sesuai dengan standar mutu dan ketentuan gizi yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Baca Juga : BGN Klarifikasi Isu 19 Ribu Sapi per Hari

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]
Halaman
Penulis : ANDI AWAL TJOHENG

Follow Social Media Kami

KomentarAnda