HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau di Sulawesi Selatan khususnya Makassar akan terjadi pada bulan April hingga Juni 2024.
Koordinator Data & Informasi Stasiun Klimatologi Sulawesi Selatan, Syamsul Bahri, memperkirakan terjadi di bagian selatan hingga tengah provinsi tersebut pada April hingga Juni
Baca Juga : BMKG Serukan Kesiapsiagaan Bencana Sebagai Budaya Hidup Masyarakat Indonesia
“Sementara diperkirakan akan terjadi di bagian timur dan utara Sulawesi Selatan serta sebagian selatan pada Juli hingga Agustus,” ujarnya, Minggu (7/4/2024).
Syamsul menjelaskan, bahwa peralihan gradual dari kondisi el nino ke netral diperkirakan terjadi antara bulan Mei hingga Juli.
“Berdasarkan data rata-rata 30 tahun dari 1991 hingga 2020, awal musim kemarau diperkirakan akan maju sekitar 1-3 dasarian dari biasanya,” ungkapnya
Baca Juga : Berlangsung hingga Awal April, BMKG Sulsel Ingatkan Pemudik Waspada Cuaca Ekstrem
Meski saat ini katanya, di kota Makassar kadang terjadi hujan ringan diantara siang dan sore, namun Sulsel dan Makassar khusus berada pada masa kemarau.
“Sekalipun kalau kita lihat Makassar adang hujan dalam sehari, tapi kita masuk di musim kemarau atau El Nino, tetapi El Nino kali ini tidak separa tahun 2023, tetap ada hujan dengan intensitas kecil,” paparnya.
Sehingga perlu adanya kesiapan masyarakat Sulawesi Selatan untuk menghadapi musim kemarau, baik untuk petani ataupun khususnya kebutuhan rumah tangga, harus memiliki rencana cadangan dalam menghadapi situasi tersebut.
Baca Juga : Musim Kemarau Ancam Sulsel, Krisis Air dan Karhutla di Depan Mata
“Pastikan masyarakat selalu memperhatikan prakiraan cuaca resmi dari BMKG untuk melihat perubahan cuaca yang tepat,” imbuhnya.
(NURSINTA)
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

