Atraksi barongsai dan tarian naga selalu menjadi bagian utama, selain itu ada pula pertunjukan Tatung di Kalimantan, di mana individu yang terpilih melakukan ritual kebal senjata tajam.
Tradisi Tatung ini menggabungkan kepercayaan Tionghoa dengan budaya lokal, memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi setiap pengunjung.
Kuliner Tradisional Cap Go Meh: Lontong dan Kue Keranjang
Baca Juga : Ketika Kalender Mengajarkan Cinta dan Keheningan
Tidak lengkap rasanya merayakan Cap Go Meh tanpa mencicipi hidangan khas, seperti lontong Cap Go Meh. Lontong yang panjang melambangkan umur panjang, sedangkan kuah kuning kunyitnya melambangkan kemakmuran.
Makanan-makanan ini memiliki makna filosofis yang mendalam dan merupakan bagian dari tradisi yang terus dijaga.

Perayaan Cap Go Meh di Singkawang tahun 2023 yang meriah ||arloy1968@pinterest
Baca Juga : Libur Panjang Imlek 2026, Nikmati Long Weekend 4 Hari!
Cap Go Meh Singkawang: Pusat Perayaan Tionghoa di Asia Tenggara
Festival Cap Go Meh Singkawang menjadi salah satu yang paling meriah dan besar di Asia Tenggara. Di sini, tradisi Tatung menarik perhatian, di mana peserta yang dimasuki oleh roh leluhur melakukan atraksi kebal senjata tajam sebagai simbol pembersihan roh jahat.
Selain itu, Singkawang dikenal dengan pawai lampion yang megah dan penuh warna.
Baca Juga : Imlek 2026 Jatuh pada 17 Februari, Semangat Tahun Baru dengan Shio Kuda Api
Mengapa Cap Go Meh Masih Relevan di Era Modern?
Meskipun sudah berkembang sejak ribuan tahun lalu, Cap Go Meh tetap relevan di era modern. Festival ini mengedepankan nilai-nilai toleransi, keberagaman, dan kebersamaan.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
