Logo Harian.news

Cap Go Meh 2026: Sejarah, Tradisi, dan Festival Lampion

Editor : Andi Awal Tjoheng Kamis, 26 Februari 2026 10:36
Festival Cap Go Meh di Singkawang ||indtravel@pinterest
Festival Cap Go Meh di Singkawang ||indtravel@pinterest

Atraksi barongsai dan tarian naga selalu menjadi bagian utama, selain itu ada pula pertunjukan Tatung di Kalimantan, di mana individu yang terpilih melakukan ritual kebal senjata tajam.

Tradisi Tatung ini menggabungkan kepercayaan Tionghoa dengan budaya lokal, memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi setiap pengunjung.

Kuliner Tradisional Cap Go Meh: Lontong dan Kue Keranjang

Baca Juga : Ketika Kalender Mengajarkan Cinta dan Keheningan

Tidak lengkap rasanya merayakan Cap Go Meh tanpa mencicipi hidangan khas, seperti lontong Cap Go Meh. Lontong yang panjang melambangkan umur panjang, sedangkan kuah kuning kunyitnya melambangkan kemakmuran.

Makanan-makanan ini memiliki makna filosofis yang mendalam dan merupakan bagian dari tradisi yang terus dijaga.

Perayaan Cap Go Meh di Singkawang tahun 2023 yang meriah ||arloy1968@pinterest

Baca Juga : Libur Panjang Imlek 2026, Nikmati Long Weekend 4 Hari!

Cap Go Meh Singkawang: Pusat Perayaan Tionghoa di Asia Tenggara

Festival Cap Go Meh Singkawang menjadi salah satu yang paling meriah dan besar di Asia Tenggara. Di sini, tradisi Tatung menarik perhatian, di mana peserta yang dimasuki oleh roh leluhur melakukan atraksi kebal senjata tajam sebagai simbol pembersihan roh jahat.

Selain itu, Singkawang dikenal dengan pawai lampion yang megah dan penuh warna.

Baca Juga : Imlek 2026 Jatuh pada 17 Februari, Semangat Tahun Baru dengan Shio Kuda Api

Mengapa Cap Go Meh Masih Relevan di Era Modern?

Meskipun sudah berkembang sejak ribuan tahun lalu, Cap Go Meh tetap relevan di era modern. Festival ini mengedepankan nilai-nilai toleransi, keberagaman, dan kebersamaan.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]
Halaman
Penulis : ANDI AWAL TJOHENG

Follow Social Media Kami

KomentarAnda