Logo Harian.news

Cap Go Meh 2026: Sejarah, Tradisi, dan Festival Lampion

Editor : Andi Awal Tjoheng Kamis, 26 Februari 2026 10:36
Festival Cap Go Meh di Singkawang ||indtravel@pinterest
Festival Cap Go Meh di Singkawang ||indtravel@pinterest

Di beberapa kota seperti Bogor dan Yogyakarta, penyelenggaraan festival bahkan disesuaikan waktunya untuk menghormati umat Islam yang sedang berpuasa.

Selain itu, festival ini juga mendorong sektor pariwisata dan ekonomi lokal melalui bazar kuliner dan pameran seni budaya.

Cap Go Meh sebagai Simbol Keharmonisan Sosial

Baca Juga : Ketika Kalender Mengajarkan Cinta dan Keheningan

Cap Go Meh 2026 bukan hanya sekadar perayaan penutup Tahun Baru Imlek, tetapi juga simbol dari kebersamaan lintas budaya dan etnis di Indonesia. Ini adalah peringatan untuk terus menjaga keseimbangan alam, mensyukuri kehidupan, dan merawat persaudaraan.

Tradisi ini mengajarkan kita untuk tetap memelihara warisan budaya dan terus merayakan keragaman yang memperkaya bangsa.***

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]
Halaman
Penulis : ANDI AWAL TJOHENG

Follow Social Media Kami

KomentarAnda