HARIAN.NEWS, CHINA – Bintang sepak bola Timnas Prancis, Kylian Mbappe. Tengah menjadi sorotan masyarakat China, usai diduga menjadikan tokoh Mao Zedong sebagai bahan candaan.
Aksi Kylian Mbappe yang diduga merendahkan Mao Zedong membuat geram banyak pihak di China, termasuk 2 brand besar Negeri Tirai Bambu yakni Dongpeng dan Mengniu, yang dengan tegas memutus kerja sama dengan sang bintang.
Masyarakat di China menilai Mbappe telah menghina Mao Zedong yang negara tersebut sebagai tokoh yang dianggap telah berperan membentuk negara “Tirai Bambu”.
Menyadari akan kesalahannya, Mbappe pun dengan gesit menyampaikan permohonan maafnya, yang disampaikannya melalui akun X nya.
Sang bintang mengklarifikasi ucapan sebelumnya yang mengundang kecaman. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak bermaksud melecehkan Mao.
Baca Juga : Mbappe Tinggalkan Messi, Sepatu Emas Piala Dunia 2026 di Depan Mata
“Dalam wawancara baru-baru ini, saya menanggapi sebuah gambar tentang diri saya,” ujarnya mengawali klarifikasinya.
“Komentar saya kurang tepat, dan sekarang saya mengerti bahwa itu menyakiti banyak orang di China, dan juga komunitas Tionghoa di seluruh dunia,” lanjutnya.
“Saya meminta maaf kepada semua orang yang tersinggung oleh kata-kata saya, saya sama sekali tidak berniat seperti itu,” sesalnya.
Baca Juga : Inggris Bungkam Prancis 6-4, Raih Posisi 3
Pesepakbola yang pernah menjadi sorotan di ajang Piala Dunia tersebut mengaku menghormati negara China dan sejarahnya.
“Saya sangat menghormati rakyat China dan sejarah mereka. Saya benar-benar menyesal, ” Kata Kylian Mbappe di akun X nya @KMbappe.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
