Menpar Widiyanti mengingatkan bahwa di balik setiap sertifikat halal, ada proses panjang yang tak terlihat: pendampingan usaha, peningkatan kualitas produk, hingga terbukanya peluang ekonomi yang lebih luas. Inilah yang membedakan program ini dari sekadar gebrakan administratif.
“Sertifikasi halal tidak hanya meningkatkan kepercayaan, kenyamanan, dan kualitas layanan bagi wisatawan, tetapi juga memberikan nilai tambah yang nyata bagi masyarakat dan pelaku usaha,” pungkasnya.
Turut mendampingi Menpar dalam acara tersebut sejumlah pejabat tinggi Kementerian Pariwisata: Sekretaris Kementerian Pariwisata Bayu Aji, Plt. Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Reza Pahlevi, Plt. Deputi Bidang Penyelenggara Kegiatan/Event Hafiz Agung Rifai, Staf Khusus Bidang Komunikasi dan Strategi Media Apni Jaya Putra, Asisten Deputi Pengembangan Produk Pariwisata Itok Parikesit, serta Plt. Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Borobudur Yusuf Hartanto. ***
Baca Juga : Ribuan Alumni Perikanan Unhas Siap Berkumpul di Tamalanrea
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
