Logo Harian.news

MAKASSAR

Dari Olahraga ke Transaksi: CFD Boulevard Jadi Simpul Ekonomi Baru Makassar

Editor : Redaksi Minggu, 12 April 2026 21:02
Suasana CFD Boulevard, Panakkukang, Kota Makassar, Minggu (12/4). (Dok. ASW)
Suasana CFD Boulevard, Panakkukang, Kota Makassar, Minggu (12/4). (Dok. ASW)

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Geliat ekonomi rakyat di ruang-ruang publik Kota Makassar kian terasa. Salah satu episentrumnya terlihat di kawasan Car Free Day (CFD) Boulevard, Kecamatan Panakkukang, yang setiap akhir pekan dipadati aktivitas masyarakat.

Di tengah arus warga yang berolahraga, bersantai, hingga berinteraksi sosial, para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) justru menemukan momentum untuk menggerakkan roda usaha mereka.

Baca Juga : Kerja Bakti Serentak, Prokopim Makassar Sasar Drainase Boulevard

Camat Panakkukang, Syahril, turun langsung memantau aktivitas di kawasan tersebut pada Minggu (12/4/2026) pagi. Ia menilai tingginya animo masyarakat dan pelaku UMKM menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal.

“Animo pedagang terus bertambah, dan masyarakat yang berbelanja juga semakin banyak. Ini sangat bagus, namun tetap perlu pembenahan dan penataan agar lebih optimal,” ujarnya.

Sejak pagi, deretan lapak kuliner, kerajinan tangan, hingga jasa mulai dipadati pengunjung. Aroma makanan, ragam produk kreatif, serta interaksi antara penjual dan pembeli menciptakan ekosistem ekonomi yang hidup.

Baca Juga : Musisi Gelar Sport and Music di CFD Boulevard

Tak sekadar ruang rekreasi, CFD Boulevard kini bertransformasi menjadi simpul ekonomi baru dengan potensi perputaran uang mencapai puluhan juta rupiah dalam hitungan jam.

“Setiap Minggu pagi, puluhan ribu masyarakat datang dari berbagai daerah. Ini jelas memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi UMKM,” tambahnya.

Berdasarkan data, jumlah pelaku usaha yang terdaftar di kawasan tersebut telah mencapai lebih dari 800 tenant. Meski demikian, kehadiran pedagang bersifat fluktuatif setiap pekan.

Baca Juga : Distaru Makassar Bahas Bangunan Serbaguna Tingkat Pemkot Hingga DPRD

“Sekitar 800 lebih tenant terdata, tetapi tidak semuanya hadir setiap minggu. Namun secara umum, animo tetap tinggi, bahkan lebih ramai dibandingkan beberapa lokasi lain,” jelasnya.

Keberadaan CFD dinilai memberikan ruang usaha strategis bagi UMKM tanpa beban biaya operasional tinggi. Di sisi lain, masyarakat juga diuntungkan dengan akses produk lokal yang beragam dan terjangkau.
Menurut Syahril, kondisi ini menciptakan simbiosis yang memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat perkotaan.

Ia juga mengapresiasi meningkatnya kedisiplinan para pedagang serta peran pengelola dalam mengatur lapak.

Baca Juga : Peringatan International Pathology Day 2022 di Makassar, Warga ‘CFD’ Periksa Kesehatan Gratis

“Alhamdulillah pelaku usaha sudah mulai tertib. Pengelolaan memang dilimpahkan ke pihak pengelola, namun kecamatan tetap melakukan pengawasan dan pendampingan,” tuturnya.

Ke depan, pihak kecamatan akan menggelar rapat evaluasi bersama pengelola untuk meningkatkan penataan kawasan.

Selain itu, pemerintah kecamatan membuka ruang bagi UMKM dan pedagang kaki lima (PKL) yang terdampak penertiban di sejumlah titik untuk berjualan di CFD Boulevard, termasuk pedagang dari kawasan Pantai Losari.

“Kami sudah menyiapkan lapak lengkap dengan nomor bagi mereka. Harapannya, mereka bisa kembali berusaha di lokasi yang lebih tertata,” katanya.

Tak hanya menjadi pusat ekonomi, CFD Boulevard juga dimanfaatkan sebagai ruang pelayanan publik. Salah satunya melalui layanan kesehatan gratis yang disediakan secara bergilir oleh lima puskesmas di Kecamatan Panakkukang.

“Ini bagian dari edukasi sekaligus pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Tadi dilaksanakan oleh Puskesmas Tamamaung,” ujarnya.

Ke depan, Kecamatan Panakkukang bersama PD Parkir dan Dinas Perhubungan akan mengevaluasi sejumlah titik, terutama terkait penataan parkir yang masih belum tertib.

Langkah ini dilakukan guna menjaga kenyamanan pengunjung sekaligus mendukung keberlanjutan aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.

“Ada beberapa hal yang perlu dibenahi, khususnya terkait kendaraan yang mulai masuk dalam dua minggu terakhir. Ini akan menjadi fokus penataan kami ke depan,” pungkasnya.

(ASW)

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]
Penulis : ASWIN

Follow Social Media Kami

KomentarAnda