MAKASSAR, HARIAN.NEWS – Musyawarah Cabang VII Forum Komunikasi (Forkom) KSR – PMI UPT se Kota Makassar, dilaksanakan di Aula Markas PMI Makassar, Jl Kandea, 24 Desember 2022.
Musyawarah ini mengangkat tema bersinergi untuk mengevaluasi & membangkitkan kembali integritas dan solidaritas dalam bingkai Forkom KSR – PMI UPT Se Kota Makassar.
Baca Juga : Songkok Recca ala Deng Ical Tampil di Parlemen Thailand
Pembukaan musyawarah ini dihadiri seluruh Forkom KSR PMI UPT Se Kota Makassar, dan juga dihadiri Ketua PMI Makassar DR Syamsu Rizal MI, yang sekaligus membuka musyawarah ini.
Deng Ical sapaan akrab Ketua PMI Makassar menyampaikan selamat bermusyawarah dan berharap ini bisa berjalan baik dan lancar.
“Semoga musyawarah ini bisa berjalan baik dan menghasilkan keputusan yang strategis dan terbaik untuk kemajuan Forkom KSR PMI di Kota Makassar,” harapnya.
Baca Juga : Keamanan Siber Harus Ramah Difabel, Anggota DPR RI Deng Ical Serap Aspirasi OMS
Selain itu, Wakil Wali Kota Makassar 2014-2019 ini, mengakui jika saat ini kita di PMI Makassar itu kekurangan sumber daya terutama dalam hal memfasilitasi teman-teman relawan.
“Saya baru tahu tadi kalau Sekertariat kita itu masih berpindah pindah tempat. Bahayanya itu mauki kerja baru tidak ada tempat ta,” ujarnya.
Oleh karena itu, dirinya berjanji akan menyiapkan tempat khusus untuk Forkom DPC KSR PMI di Markas PMI Kota Makassar.
Baca Juga : PMI Makassar dan INLA Sulsel Bagikan Ribuan Masker Gratis, Antisipasi Dampak Kabut Asap
“Kita akan atur sedemikian rupa agar kita bisa mempunyai sekertariat disini. Tapi kalaupun mau dipakai ini tempat 24 jam terbuka, silakan kita pakai,” katanya.
Karena menurutnya, dalam konteks kepalang merahan itu apapun yang kita lakukan muaranya itu adalah membantu masyarakat.
“Oleh karena itu mari kita menjalin kembali apa yang bisa kita konsolidasikan bersama, sehingga kedepannya tugas kita sebagai seorang relawan, staf dan pengurus itu bisa bersinergi,” tutur Deng Ical.
Baca Juga : Rayakan HUT ke-79, Korpasgat Gelar Donor Darah Akbar di 11 Wilayah Indonesia
Lebih lanjut, Ia mengatakan bahwa trisula PMI itu antara pengurus, staf dan relawan itu memiliki peran dan fungsi yang berbeda.
“Karna tidak ada yang penting dari satu dengan yang lainnya. Biar jago bagaimana ki relawannya kalau tidak ada staf yang dukung ki dan pengurus yang backup ki, maka pasti tidak maksimal dan sebaliknya juga begitu,” tambah Ketua PMI Makassar tiga periode ini. (**)
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
