MAKASSAR, HARIAN.NEWS – Curah hujan yang tinggi selama empat hari berturut-turut menyebabkan sejumlah wilayah di Kota Makassar terendam banjir.
Olehnya itu, Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto memerintahkan seluruh OPD terkait untuk bergerak cepat membantu warga.
Baca Juga : Sulawesi Berlian Motor Boyong Mobil Andalan di GIIAS Makassar
Mulai dari evakuasi, penyediaan tempat ungsian, penyaluran bantuan hingga ketersediaan makanan siap saji dan keperluan pengungsi.
Untuk makanan siap saji, Dinas Sosial Kota Makassar menyiapkan 1.000 paket makanan melalui pelayanan dapur umum yang berpusat di Jalan Abdullah Daeng Sirua.
Dapur umum ini melayani dua titik ungsian yakni di Biringkanaya dan Manggala.
Baca Juga : BYD Andalkan M6 EV dan M6 DM untuk Garap Pasar SUV di GIIAS Makassar
“Untuk kesiapan kami sangat siap. Kita cover semua. Hari ini kita juga dapat bantuan dari Dinas Sosial Pemprov Sulsel sebanyak 500 paket makanan siap saji. Jadi totalnya 1.500 paket untuk sekali makan. Pengungsi dua kali makan. Siang dan malam,” ucap Armin Paera, Kepala Dinas Sosial Makassar, Kamis (16/02/2023).
Armin mengatakan total pengungsi di hari ke empat untuk dua kecamatan terdapat 1.247 jiwa. Dengan rincian 453 jiwa kecamatan Manggala dan 794 di kecamatan Biringkananya.
Jikalau ada penambahan, kata Armin, pihaknya siap dan bisa mengcover.
Baca Juga : GIIAS Makassar 2026 Resmi Dibuka, Pamerkan 18 Jenis Merek Kendaraan
“Ini ada penambahan di Manggala khususnya di kelurahan Antang sekitar 100 jiwa dan kita masih cukup untuk mengcover itu semua,” ungkapnya.
Untuk Standar Operasional Prosedur (SOP) pendirian dapur umum sendiri itu hanya tiga hari.
Namun, pihaknya mengatakan jika hujan tetap turun dengan intensitas lebat dan pengungsi bertambah maka dapur umum akan terus didirikan.
Baca Juga : Pegadaian Makassar Sudah Punya ATM Emas, Nasabah Bisa Ambil Fisik dalam Hitungan Detik
“Seharusnya tiga hari saja. Cuman kalau pengungsi bertambah kita akan terus mendirikan dapur umum untuk membantu pengungsi tanpa kenal waktu. Tapi kalau pengungsi sudah berkurang dari 100 jiwa dapur umum kita akan tutup,” pungkasnya.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
