HARIAN.NEWS, JAKARTA – Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) menyampaikan pernyataan sikap resmi terkait dugaan terbunuhnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dalam serangan militer di Teheran.
Melalui Ketua Departemen Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional DPP PKB, Luluk Nur Hamidah, partai tersebut menyampaikan duka mendalam atas peristiwa yang dinilai sebagai tragedi kemanusiaan sekaligus ancaman serius terhadap tatanan hukum internasional.
Baca Juga : Kesehatan Mojtaba Khamenei Dikabarkan Kritis, Iran Dihantui Ketidakpastian
“DPP PKB menyampaikan duka mendalam atas terbunuhnya Pemimpin Tertinggi Iran dalam serangan militer di Teheran. Berdasarkan berbagai laporan internasional, serangan ini dilakukan oleh Israel dengan dukungan Amerika Serikat,” ujar Luluk dalam pernyataan tertulisnya, Jakarta, Minggu (1/3/2026).
Menurut PKB, peristiwa tersebut bukan hanya tragedi bagi Iran, tetapi juga menjadi pukulan serius bagi hukum internasional dan tata dunia yang selama ini dijunjung bersama.
DPP PKB mengutuk keras tindakan pembunuhan politik melalui operasi militer terhadap pemimpin negara berdaulat. Tindakan tersebut dinilai tidak dapat dibenarkan dalam hukum internasional, tidak dapat diterima dalam norma kemanusiaan, serta berpotensi menciptakan preseden berbahaya bagi stabilitas global.
Baca Juga : Krisis Global Mengintai, WFP Sebut 45 Juta Orang Terancam Kelaparan, Indonesia Surplus Beras
“Jika praktik semacam ini dibiarkan, maka dunia sedang bergerak menuju sistem internasional yang diatur oleh kekuatan militer, bukan oleh hukum. Hari ini Iran menjadi target, besok negara mana pun dapat mengalami hal yang sama,” tegasnya.
PKB juga menilai ketiadaan sanksi tegas atas berbagai pelanggaran kemanusiaan sebelumnya, khususnya terhadap Israel dalam konflik Palestina, telah membuka ruang eskalasi kekerasan yang semakin luas.
Standar ganda dalam penegakan hukum internasional disebut sebagai faktor yang memperparah situasi global.
Baca Juga : Jusuf Kalla Angkat Suara soal Pertamina Pride dan Gamsunori yang Tertahan di Selat Hormuz
Lebih lanjut, DPP PKB menegaskan bahwa kemanusiaan tidak boleh dikalahkan oleh kepentingan geopolitik maupun dominasi kekuatan militer.
“Dunia membutuhkan keadilan yang universal, bukan hukum yang hanya berlaku bagi yang lemah,” lanjut Luluk.
Dalam pernyataannya, DPP PKB juga menyerukan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan komunitas internasional untuk segera mengambil langkah konkret, antara lain:
Baca Juga : Konflik AS–Israel vs Iran Dinilai Berpotensi Jadi Peluang Ekspor bagi Sulselbar
1. Melakukan penyelidikan independen dan transparan atas serangan tersebut.
2. Menjatuhkan sanksi tegas terhadap setiap pelanggaran hukum internasional tanpa standar ganda.
3. Mendorong de-eskalasi konflik dan membuka jalur diplomasi.
4. Melindungi rakyat sipil dari dampak konflik yang semakin meluas di kawasan Timur Tengah.
PKB menilai ketidakadilan global saat ini merupakan ancaman serius bagi perdamaian dunia ke depan. Jika dunia internasional terus bersikap pasif, dikhawatirkan yang tumbuh bukan stabilitas, melainkan spiral konflik tanpa akhir.
Sebagai penutup, DPP PKB menyampaikan solidaritas kepada rakyat Iran dan berharap komunitas internasional memiliki keberanian moral untuk menegakkan keadilan serta perdamaian sejati.
Pernyataan tersebut ditandatangani Luluk Nur Hamidah di Jakarta, 1 Maret 2026.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
