Logo Harian.news

DPRD Makassar Minta RS Sandi Karsa Evaluasi Pelayanan IGD 

Editor : Redaksi II Jumat, 06 November 2026 14:11
Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang menghadirkan Dinas Kesehatan Kota Makassar dan manajemen RS Sandi Karsa, Kamis (5/11/2026). Harian.News/HO-Humas DPRD Makassar
Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang menghadirkan Dinas Kesehatan Kota Makassar dan manajemen RS Sandi Karsa, Kamis (5/11/2026). Harian.News/HO-Humas DPRD Makassar

Baca Juga : Ketua Komisi C DPRD Makassar Minta Pengembang Segera Serahkan PSU Perumahan

Baca Juga : PKB Ingatkan: Kepuasan Publik Bukan Zona Nyaman

 

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Komisi D DPRD Kota Makassar meminta manajemen Rumah Sakit (RS) Sandi Karsa melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan kesehatan, menyusul meninggalnya seorang anak saat menjalani penanganan di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Baca Juga : Ketua Komisi C DPRD Makassar Minta Pengembang Segera Serahkan PSU Perumahan

Baca Juga : PKB Ingatkan: Kepuasan Publik Bukan Zona Nyaman

 

Evaluasi tersebut dinilai penting untuk mengidentifikasi kekurangan dalam proses pelayanan sekaligus memastikan standar penanganan pasien diterapkan secara konsisten. Persoalan ini dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang menghadirkan Dinas Kesehatan Kota Makassar dan manajemen RS Sandi Karsa, Kamis (5/11/2026).

Baca Juga : Ketua Komisi C DPRD Makassar Minta Pengembang Segera Serahkan PSU Perumahan

Baca Juga : PKB Ingatkan: Kepuasan Publik Bukan Zona Nyaman

 

Baca Juga : Kasus Jukir Liar Tak Ada Habisnya, DPRD Makassar Minta Perumda Parkir Jangan Diam

Pertemuan tersebut menjadi ruang klarifikasi sekaligus pembahasan mengenai proses pelayanan medis yang diberikan kepada pasien sebelum meninggal dunia.

Baca Juga : Ketua Komisi C DPRD Makassar Minta Pengembang Segera Serahkan PSU Perumahan

Baca Juga : PKB Ingatkan: Kepuasan Publik Bukan Zona Nyaman

 

Ketua Komisi D DPRD Makassar, Ari Ashari Ilham, menegaskan bahwa setiap rumah sakit wajib menjalankan standar operasional prosedur (SOP) secara konsisten, terutama dalam memberikan penanganan kepada pasien yang membutuhkan tindakan medis. Menurutnya, kepatuhan terhadap standar pelayanan harus menjadi perhatian utama seluruh fasilitas kesehatan.

Baca Juga : Ketua Komisi C DPRD Makassar Minta Pengembang Segera Serahkan PSU Perumahan

Baca Juga : PKB Ingatkan: Kepuasan Publik Bukan Zona Nyaman

 

Berdasarkan penjelasan manajemen rumah sakit dalam RDP, seluruh prosedur pelayanan disebut telah dijalankan. Namun, Komisi D menilai masih terdapat sejumlah aspek yang perlu dievaluasi dan disempurnakan agar kualitas pelayanan benar-benar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Baca Juga : Ketua Komisi C DPRD Makassar Minta Pengembang Segera Serahkan PSU Perumahan

Baca Juga : PKB Ingatkan: Kepuasan Publik Bukan Zona Nyaman

 

Baca Juga : Fasruddin Rusli Serap Aspirasi Warga Soal PKH dan KIS Saat Reses di Rappocini

“Setiap rumah sakit harus memastikan standar prosedur pelayanan berjalan secara konsisten. Jika masih ada kekurangan, tentu harus segera diperbaiki agar kualitas pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” ujar Ari.

Baca Juga : Ketua Komisi C DPRD Makassar Minta Pengembang Segera Serahkan PSU Perumahan

Baca Juga : PKB Ingatkan: Kepuasan Publik Bukan Zona Nyaman

 

Ia juga meminta Dinas Kesehatan Kota Makassar tidak berhenti pada penerimaan penjelasan dari pihak rumah sakit, tetapi terus menjalankan fungsi pembinaan, pendampingan, dan pengawasan. Langkah tersebut diperlukan untuk memastikan setiap tahapan pelayanan kesehatan berjalan sesuai standar serta kekurangan yang ditemukan mendapat tindak lanjut.

Baca Juga : Ketua Komisi C DPRD Makassar Minta Pengembang Segera Serahkan PSU Perumahan

Baca Juga : PKB Ingatkan: Kepuasan Publik Bukan Zona Nyaman

 

Sementara itu, Direktur RS Sandi Karsa, dr. Faisal Sommeng, menjelaskan bahwa pasien sebelumnya merupakan rujukan dari salah satu puskesmas. Setibanya di rumah sakit, pasien disebut telah menjalani serangkaian pemeriksaan medis sebagai bagian dari penilaian kondisi awal.

Baca Juga : Ketua Komisi C DPRD Makassar Minta Pengembang Segera Serahkan PSU Perumahan

Baca Juga : PKB Ingatkan: Kepuasan Publik Bukan Zona Nyaman

 

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, pihak rumah sakit menyatakan tidak menemukan tanda-tanda kondisi kritis. Atas pertimbangan itu, pasien diputuskan tetap mendapatkan pemantauan oleh tenaga medis. Namun, kondisi pasien kemudian mengalami perubahan yang tidak diperkirakan sebelumnya.

Baca Juga : Ketua Komisi C DPRD Makassar Minta Pengembang Segera Serahkan PSU Perumahan

Baca Juga : PKB Ingatkan: Kepuasan Publik Bukan Zona Nyaman

 

Faisal menyampaikan bahwa pihak rumah sakit menduga terdapat kemungkinan faktor alergi atau kondisi medis tertentu yang belum terdeteksi pada pemeriksaan awal. Meski demikian, dugaan tersebut masih memerlukan penelusuran lebih lanjut dan tidak dapat dipastikan hanya berdasarkan penjelasan awal dalam rapat.

Baca Juga : Ketua Komisi C DPRD Makassar Minta Pengembang Segera Serahkan PSU Perumahan

Baca Juga : PKB Ingatkan: Kepuasan Publik Bukan Zona Nyaman

 

Dalam kesempatan itu, Faisal juga mengakui masih terdapat beberapa aspek yang perlu disempurnakan dalam sepuluh tahapan pelayanan yang menjadi bahan evaluasi internal rumah sakit.

Baca Juga : Ketua Komisi C DPRD Makassar Minta Pengembang Segera Serahkan PSU Perumahan

Baca Juga : PKB Ingatkan: Kepuasan Publik Bukan Zona Nyaman

 

“Kami mengakui ada beberapa hal yang perlu disempurnakan. Ini menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk melakukan perbaikan dan meningkatkan kualitas pelayanan ke depan,” jelasnya.

Baca Juga : Ketua Komisi C DPRD Makassar Minta Pengembang Segera Serahkan PSU Perumahan

Baca Juga : PKB Ingatkan: Kepuasan Publik Bukan Zona Nyaman

 

Terkait komunikasi dengan keluarga pasien, Faisal menyebut pihak rumah sakit telah menjalin komunikasi dan memberikan penjelasan mengenai penanganan medis yang dilakukan selama pasien berada di rumah sakit. Bagi Komisi D, peristiwa tersebut harus menjadi bahan evaluasi serius bagi manajemen rumah sakit maupun pihak terkait.

Baca Juga : Ketua Komisi C DPRD Makassar Minta Pengembang Segera Serahkan PSU Perumahan

Baca Juga : PKB Ingatkan: Kepuasan Publik Bukan Zona Nyaman

 

Peninjauan terhadap proses pelayanan diperlukan agar setiap tahapan penanganan pasien dapat berjalan sesuai standar, mulai dari pemeriksaan awal, pemantauan kondisi, hingga pengambilan keputusan medis. Dinas Kesehatan Kota Makassar juga diharapkan memastikan proses evaluasi berjalan dan rekomendasi perbaikan benar-benar dilaksanakan.

Baca Juga : Ketua Komisi C DPRD Makassar Minta Pengembang Segera Serahkan PSU Perumahan

Baca Juga : PKB Ingatkan: Kepuasan Publik Bukan Zona Nyaman

 

Pengawasan tidak hanya diperlukan untuk menindaklanjuti persoalan yang telah terjadi, tetapi juga sebagai langkah pencegahan agar potensi kekurangan serupa dapat diidentifikasi lebih dini. Manajemen RS Sandi Karsa menyatakan komitmennya untuk melakukan pembenahan dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.

Baca Juga : Ketua Komisi C DPRD Makassar Minta Pengembang Segera Serahkan PSU Perumahan

Baca Juga : PKB Ingatkan: Kepuasan Publik Bukan Zona Nyaman

 

Evaluasi tersebut diharapkan menjadi momentum perbaikan sistem pelayanan, penguatan penerapan SOP, serta peningkatan kualitas penanganan pasien demi menjaga keselamatan dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan di Kota Makassar.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@harian.news

Follow Social Media Kami

KomentarAnda