HARIAN.NEWS, SINJAI – Peringatan Hari Lahir Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) yang jatuh setiap tanggal 6 Maret menjadi momentum penting untuk mengenang peran strategis satuan elite TNI Angkatan Darat tersebut dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Pada tahun 2026 ini, Kostrad genap berusia 65 tahun.
Baca Juga : Ketua Gerindra Sinjai Tercatat Tiga Kali dalam Temuan Kelebihan Perjalanan Dinas
Ucapan selamat dan apresiasi pun datang dari berbagai pihak, termasuk dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sinjai.
Pimpinan dan Anggota DPRD Sinjai menyampaikan ucapan Dirgahayu kepada seluruh prajurit Kostrad yang selama ini dikenal sebagai pasukan strategis yang selalu siap menjaga kedaulatan bangsa.
“Pimpinan dan Anggota DPRD Sinjai mengucapkan Dirgahayu Kostrad ke-65 Tahun. Semoga Kostrad terus menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara dan mengabdi untuk Indonesia yang lebih maju,” ujar Pimpinan DPRD Sinjai.
Baca Juga : Temuan Kelebihan Bayar Perjalanan Dinas DPRD Sinjai Capai Ratusan Juta, Pengawasan Anggaran Jadi Sorotan
Mereka juga mengapresiasi dedikasi serta pengabdian para prajurit Kostrad yang selama ini telah menunjukkan profesionalisme dan loyalitas tinggi dalam berbagai operasi maupun tugas negara.
DPRD Sinjai berharap di usia yang ke-65 tahun ini, Kostrad semakin solid, profesional, dan terus menjadi kebanggaan bangsa dalam menjaga stabilitas serta keamanan negara.
Sebagaimana diketahui, Kostrad secara resmi terbentuk pada 6 Maret 1961 berdasarkan Surat Keputusan Menteri/Panglima Angkatan Darat Nomor Mk/Kpts.54/3/1961 tentang pembentukan Korps Tentara I/Cadangan Umum Angkatan Darat (Korra I/Caduad), yang kemudian berkembang menjadi Kostrad seperti yang dikenal saat ini.
Baca Juga : Pelantikan Pejabat Pemkab Sinjai Sisakan Jabatan Kosong, DPRD Diminta Tetap Gunakan Hak Interpelasi
Gagasan pembentukan kekuatan cadangan strategis ini berasal dari Jenderal TNI Abdul Haris Nasution yang saat itu menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat.
Tujuannya adalah menghadirkan satu kekuatan militer yang bersifat mobil, siap tempur, serta mampu digerakkan ke seluruh wilayah Indonesia untuk menghadapi berbagai ancaman, baik dari dalam maupun luar negeri.
Sejak awal berdirinya, Kostrad telah terlibat dalam berbagai operasi penting negara, termasuk operasi pembebasan Irian Barat dan Operasi Dwikora dalam konfrontasi Indonesia–Malaysia.
Baca Juga : Eks Menhan Ryamizard Ryacudu Tutup Usia di RSPAD
Mayor Jenderal Soeharto tercatat sebagai Panglima Kostrad pertama yang memimpin pasukan tersebut pada masa awal pembentukannya. Hingga kini, Kostrad tetap menjadi salah satu kekuatan utama TNI Angkatan Darat dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
