HARIAN.NEWS – Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al-Shun menyindir Presiden Amerika Serikat Joe Biden terkait sikapnya pada krisis di Gaza.
Pada Jumat (10/5/2024) Al-Shun menggelar konferensi pers di kantornya di Jakarta mengenai perang yang masih berkecamuk di Gaza. Saat itu, Al-Shun menanggapi pertanyaan media mengenai komitmen Biden menghentikan penghentian senjata ke Israel.
Baca Juga : Anggota DPR RI Deng Ical Kecam Serangan Israel Tewaskan Prajurit TNI: Negara Harus Hadir
Al-Shun kemudian mengingatkan apa yang dilakukan Biden ketika mengunjungi Israel dalam kapasitas sebagai Wapres AS. Biden menjadi orang nomor dua di Negeri Paman Sam pada periode 2008 sampai 2016.
Al-Shun ingat bahwa Biden pernah berkata akan berupaya membantu Israel menduduki tanah Palestina.
“Kami telah menghabiskan waktu bertahun-tahun dan kami siap untuk menghabiskan lebih banyak lagi karena Israel berupaya demi keuntungan kami,” tutur Al-Shun mengulang perkataan Biden.
Baca Juga : Saat Prabowo Siap ke Teheran Fasilitasi Dialog
Oleh sebab it, Al-Shun menyatakan ketidakpercayaannya terhadap janji AS untuk meninggalkan Israel.
“Apakah menurut Anda Amerika akan pergi? Tidak. Karena ini adalah rencana mereka untuk mengambil daerah tersebut,” tegasnya kepada wartawan, dikutip dari kumparan, Jumat (10/5/2024)
Dia mengkritik sikap terkini AS di krisis Gaza yang terkesan hanya untuk meraih dukungan politik, terutama menjelang pemilu. Pemungutan suara di AS akan digelar pada November mendatang.
Baca Juga : Mentan Amran Serius Membahas Pangan Untuk Rakyat Palestina
“Saya percaya Amerika hanya memikirkan politik dan pemilu saat ini, ini hanya pandangan pribadi saya,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Dubes Al-Shun juga menyampaikan harapan sekaligus sindiran kepada AS untuk membantu Palestina dengan tindakan konkret.
“Semoga Biden dapat mengirim angkatan laut dan tentaranya untuk menyelamatkan warga Palestina dan mengakui Palestina sebagai negara anggota di dunia,” tutupnya dengan mimik menyindir.
Sebelum berjanji menghentikan pengiriman senjata ke Israel, sempat memveto usulan keanggotaan penuh Palestina di PBB yang disampaikan ke DK PBB. AS, semasa perang Gaza pecah, berulang kali menegaskan dukungan terhadap Israel.
Baca Juga : Deng Ical Sambut Baik Deklarasi New York yang Dukung Berdirinya Negara Palestina
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

