HARIAN.NEWS, JAKARTA – Piala Dunia 2026 bukan hanya soal persaingan 48 tim. Bagi penggemar sepak bola di Indonesia, turnamen tiga negara ini adalah ujian bedah jam tidur. Pasalnya, mayoritas pertandingan digelar pada dini hari.
Perbedaan waktu RI dengan Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko mencapai 11–15 jam. Akibatnya, laga-laga besar harus disaksikan ketika mata mulai berat.
Baca Juga : Kartu Merah Perdana Piala Dunia 2026, Siapa Dia?
Laga pembuka antara Meksiko vs Afrika Selatan di Stadion Azteca, 11 Juni 2026 pukul 20.00 waktu setempat, bergulir pada 12 Juni 2026 pukul 02.00 WIB. Begitu pula final. Partai puncak 19 Juli 2026 pukul 15.00 waktu setempat tayang 20 Juli 2026 pukul 02.00 WIB.
Sepanjang turnamen, slot pukul 02.00 WIB menjadi yang paling dominan. Tidak hanya pembuka dan final, fase grup hingga gugur juga banyak di jam tersebut.
Beberapa laga fase grup yang wajib diwaspadai para penggila bola:
– Belanda vs Jepang – 15 Juni 2026, pukul 03.00 WIB
– Inggris vs Kroasia – 18 Juni 2026, pukul 03.00 WIB
– Norwegia vs Prancis – 27 Juni 2026, pukul 02.00 WIB
Baca Juga : 3 Kartu Merah di Laga Pembuka Piala Dunia
Tim unggulan seperti Brasil, Argentina, Jerman, Portugal, dan Spanyol juga banyak dijadwalkan pada rentang tengah malam hingga pagi.
Fase Gugur Juga Dini Hari
Pola ini terus berlanjut. Babak 32 besar bergulir mulai pukul 00.00–08.30 WIB. Babak 16 besar hanya satu laga pukul 23.00 WIB, sisanya dini hari. Perempat final digelar pukul 02.00–08.00 WIB. Semua semifinal dimainkan pukul 02.00 WIB. Perebutan tempat ketiga pukul 04.00 WIB.
Dengan turnamen berlangsung hingga 20 Juli 2026, para suporter Tanah Air harus siap mengorbankan waktu istirahat. Begadang akan menjadi rutinitas selama lebih dari satu bulan.
Baca Juga : Timnas Iran Bertolak ke Meksiko, 14 Staf Masih Tertahan Masalah Visa AS
Tips dari redaksi: Atur pola tidur, konsumsi kopi bijak, jangan paksakan jika sakit. Piala Dunia 2026 memang seru, tapi kesehatan tetaplah juara. ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
