Baca Juga : Soal Antrean BBM, Polda Sulsel Tetapkan 17 Tersangka Hingga 18.905 Liter Disita
Baca Juga : Antrean Panjang BBM di SPBU, Gubernur Sulsel Minta Masyarakat Tak Panic Buying
HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Deny Sukendar, menyampaikan apresiasi terhadap langkah kepolisian.
Baca Juga : Soal Antrean BBM, Polda Sulsel Tetapkan 17 Tersangka Hingga 18.905 Liter Disita
Baca Juga : Antrean Panjang BBM di SPBU, Gubernur Sulsel Minta Masyarakat Tak Panic Buying
Menurutnya, pengawasan dan penindakan terhadap penyalahgunaan BBM subsidi diperlukan untuk menjaga penyaluran tetap tepat sasaran.
Baca Juga : Soal Antrean BBM, Polda Sulsel Tetapkan 17 Tersangka Hingga 18.905 Liter Disita
Baca Juga : Antrean Panjang BBM di SPBU, Gubernur Sulsel Minta Masyarakat Tak Panic Buying
Baca Juga : Pemprov Sulsel Putuskan Kebijakan Antrean di SPBU Sistem Ganjil-Genap
“Kami apresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan kami mengucapkan terima kasih,” kata Deny.
Baca Juga : Soal Antrean BBM, Polda Sulsel Tetapkan 17 Tersangka Hingga 18.905 Liter Disita
Baca Juga : Antrean Panjang BBM di SPBU, Gubernur Sulsel Minta Masyarakat Tak Panic Buying
Pertamina memastikan stok BBM dan LPG di Sulawesi Selatan berada dalam kondisi cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Baca Juga : Soal Antrean BBM, Polda Sulsel Tetapkan 17 Tersangka Hingga 18.905 Liter Disita
Baca Juga : Antrean Panjang BBM di SPBU, Gubernur Sulsel Minta Masyarakat Tak Panic Buying
Untuk mengurai antrean, Pertamina melakukan penebalan stok di terminal dan SPBU, meningkatkan jumlah mobil tangki, memperpanjang jam operasional terminal dan SPBU hingga 24 jam, menambah operator, melakukan rekonfigurasi jalur dan nozzle Pertalite serta memperkuat koordinasi dengan satgas gabungan.
Baca Juga : Soal Antrean BBM, Polda Sulsel Tetapkan 17 Tersangka Hingga 18.905 Liter Disita
Baca Juga : Antrean Panjang BBM di SPBU, Gubernur Sulsel Minta Masyarakat Tak Panic Buying
Baca Juga : Dinilai Pasang Spanduk Tak Pantas, PT Jasa Tukang Indonesia Dilaporkan ke Polda Sulsel
Menurut Deny, kombinasi penambahan layanan, penguatan distribusi dan pengawasan aparat mulai berdampak terhadap kondisi antrean di sejumlah SPBU yang berangsur melandai.
Baca Juga : Soal Antrean BBM, Polda Sulsel Tetapkan 17 Tersangka Hingga 18.905 Liter Disita
Baca Juga : Antrean Panjang BBM di SPBU, Gubernur Sulsel Minta Masyarakat Tak Panic Buying
Sementara itu, Plt Kepala Dinas ESDM Sulsel Andi Kasman mengatakan pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan kepolisian, Pertamina, TNI dan stakeholder terkait untuk memastikan distribusi BBM berjalan kondusif.
Baca Juga : Soal Antrean BBM, Polda Sulsel Tetapkan 17 Tersangka Hingga 18.905 Liter Disita
Baca Juga : Antrean Panjang BBM di SPBU, Gubernur Sulsel Minta Masyarakat Tak Panic Buying
“Ini merupakan upaya-upaya yang luar biasa yang para tim yang tergabung sudah melaksanakan, mulai dari upaya sosialisasi dan juga upaya penegakan hukum,” katanya.
Baca Juga : Soal Antrean BBM, Polda Sulsel Tetapkan 17 Tersangka Hingga 18.905 Liter Disita
Baca Juga : Antrean Panjang BBM di SPBU, Gubernur Sulsel Minta Masyarakat Tak Panic Buying
Dengan demikian, persoalan antrean BBM tidak hanya menjadi urusan ketersediaan stok dan kapasitas pelayanan SPBU. Pengawasan terhadap pola pembelian, pengangkutan dan penjualan kembali BBM bersubsidi juga menjadi titik penting yang kini mendapat perhatian aparat penegak hukum di Sulsel.
Baca Juga : Soal Antrean BBM, Polda Sulsel Tetapkan 17 Tersangka Hingga 18.905 Liter Disita
Baca Juga : Antrean Panjang BBM di SPBU, Gubernur Sulsel Minta Masyarakat Tak Panic Buying
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
