HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Makassar hadir lebih dekat dengan masyarakat dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui partisipasinya dalam Muslim Life Fair Makassar 2026 yang berlangsung pada 1–3 Mei 2026 di Summarecon Mutiara Convention Center (SMCC) Makassar.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, yang menegaskan besarnya peluang UMKM untuk terus berkembang melalui event berskala nasional tersebut.
Baca Juga : Perangi Kanker Serviks, BBPOM Makassar dan KORPRI Gelar Vaksinasi HPV Tahap Lanjutan
Dalam sambutannya, Andi Sudirman menyebut Muslim Life Fair 2026 menjadi momentum istimewa karena untuk pertama kalinya digelar di luar Pulau Jawa.
“Event ini mampu menggerakkan roda ekonomi hingga mencapai sekitar Rp10 triliun. Harapannya, kegiatan ini benar-benar memberi manfaat bagi UMKM dalam memasarkan produknya,” ujarnya.
Kepala BBPOM di Makassar, Yosef Dwi Irwan, turut hadir dalam pembukaan sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekosistem usaha yang sehat, aman, dan berdaya saing.
Baca Juga : Donor Darah Warnai Peringatan HUT ke-25 BPOM RI di Kota Makassar
“Ini merupakan tindak lanjut arahan Kepala BPOM RI, Prof. dr. Taruna Ikrar, bahwa BPOM harus semakin mendekatkan layanan dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” kata Yosef.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada DPMPTSP dan KPMI Sulsel atas kolaborasi yang memungkinkan pelaku usaha memperoleh berbagai layanan dalam satu lokasi, mulai dari Nomor Induk Berusaha (NIB), izin BPOM, sertifikasi halal, hingga akses permodalan melalui sektor perbankan.
“Pelaku usaha bisa mendapatkan layanan perizinan secara terpadu dalam satu waktu. Ini sangat membantu UMKM agar lebih mudah berkembang,” lanjutnya.
Baca Juga : Dukung MBG, BBPOM Makassar Bekali UMKM dengan Edukasi Keamanan Pangan
Tak hanya menghadirkan layanan perizinan, BBPOM Makassar juga memberikan edukasi langsung kepada masyarakat melalui display produk obat, kosmetik, obat bahan alam, serta pangan yang mengandung bahan berbahaya dan berisiko bagi kesehatan.
Berbagai leaflet informasi turut disediakan bagi pengunjung untuk memperluas pemahaman mengenai pentingnya memilih produk yang aman, legal, dan berkualitas.
“Kami siap berkolaborasi dengan siapa pun dalam upaya perlindungan masyarakat dan penguatan daya saing UMKM, karena kami tidak bisa bekerja sendiri,” tegas Yosef.
Baca Juga : GIIAS Makassar 2025 Siap Hadir Lebih Besar di Venue Baru Summarecon Mutiara Makassar
Ia menambahkan, kehadiran BBPOM di Makassar harus benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan.
“Kami ingin BBPOM bukan sekadar hadir sebagai pengawas, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam mengawal mutu, keamanan obat dan makanan, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya.
Dengan suasana hangat dan interaktif, Muslim Life Fair 2026 tidak hanya menjadi ajang transaksi ekonomi, tetapi juga ruang edukasi publik tentang pentingnya keamanan produk.
Melalui keikutsertaan dalam event ini, BBPOM Makassar menegaskan komitmennya sebagai pelindung masyarakat sekaligus pendorong kemajuan UMKM menuju ekosistem usaha yang aman, berkualitas, dan berdaya saing tinggi.
(GIT)
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

