HARIAN.NEWS – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi. Menjadi sorotan banyak pihak di tanah air, khususnya kaum Adam.
Pasca terjadinya tabrakan maut antara Kereta Api Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line, Arifah Fauzi menyampaikan usulan agar gerbong khusus perempuan dipindahkan ke bagian tengah rangkaian kereta.
Baca Juga : Jangan Lihat Pengirimnya, Lihat Pesannya!
Alih-alih mendapat respon positif dari publik, usulan dari Arifah Fauzi tersebut justru dibanjiri kritik.
Usulan sang menteri tersebut dinilai sejumlah pihak perlu dikaji lebih matangĀ agar tidak menimbulkan bias dalam perspektif kebijakan publik.
Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Faruq Arjuna. Dalam tanggapannya mengatakan agar kiranya Menteri PPPA Arifah Fauzi meningkatkan kehati-hatian saat menyampaikan pernyataan di depan publik, khususnya terkait isu yang menyangkut perspektif gender.
Baca Juga : Wakil Ketua DPR RI Sampaikan Duka Mendalam atas Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi Timur
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
