3. GUNAKAN WADAH KEDAP UDARA
Jangan pernah menyimpan daging hanya dibungkus plastik biasa tanpa rapat. Udara yang masuk akan mempercepat oksidasi dan membuat daging cepat berubah warna serta berbau.
Pilihan wadah terbaik:
– Wadah plastik kedap udara (airtight container)
– Plastik ziplock berkualitas
– Vacuum sealer (jika tersedia)
Baca Juga : IKA Smandel Makassar Berbagi Hewan Kurban ke Warga Banta-Bantaeng
Tips penting: Sebelum menutup plastik ziplock, tekan perlahan agar udara di dalam kemasan keluar. Langkah sederhana ini sangat krusial untuk menjaga kualitas daging selama berbulan-bulan.
4. BERI LABEL TANGGAL
Kelihatannya sepele, tapi dampaknya besar. Tanpa label, Anda tidak akan tahu sudah berapa lama daging tersimpan di freezer.
Baca Juga : Muhammadiyah Tetapkan Iduladha 6 Juni 2025, Pemerintah Kapan?
Lakukan ini:
– Tempelkan stiker atau tuliskan di wadah:
– Tanggal penyimpanan (misal: 27/5/2026)
– Jenis daging (khas dalam, sengkel, iga, dll)
– Berat porsi
Dengan catatan ini, Anda bisa mengatur sistem first in, first out – stok lama diolah lebih dulu. Risiko daging tersimpan terlalu lama hingga freezer burn pun berkurang.
5. SIMPAN DI FREEZER DENGAN SUHU TEPAT
Baca Juga : Kolesterol Naik Usai Konsumsi Daging Kurban? Gunakan 7 Cara ini untuk Pulih Kembali
Suhu freezer menentukan segalanya. Terlalu hangat, bakteri tetap aktif. Terlalu sering buka-tutup freezer, suhu naik turun.
Aturan emas:
– Pastikan suhu freezer stabil di minus 18 derajat Celcius (-18°C)
– Pada suhu ini, aktivitas bakteri melambat drastis
– Daging awet secara alami hingga 3 bulan bahkan lebih
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
