“Kalau kasus seperti ini saja tidak bisa dituntaskan, lalu di mana letak keseriusan penegakan hukum? Jangan sampai masyarakat menilai hukum hanya tajam ke bawah, tapi tumpul ke atas,” sindirnya.
Warga juga menilai, pembiaran berlarut-larut tanpa kejelasan justru memperkuat dugaan adanya oknum yang bermain, bahkan berpotensi melindungi pelaku tindak pidana.
Baca Juga : Polres Sinjai Ungkap Kasus Curnak dan Curanmor, Lima Pelaku Diamankan
Sorotan tajam pun diarahkan kepada Kapolres Bone, Sugeng Setia Budhi, untuk tidak tinggal diam.
Ia didesak segera mengevaluasi kinerja jajarannya dan memastikan tidak ada praktik-praktik yang mencoreng institusi.
“Kapolres harus turun tangan. Jika ada anggota yang bermain, jangan dilindungi. Bersihkan. Kalau tidak, kepercayaan publik akan runtuh,” tandas Mardi.
Baca Juga : Salman Khan versi Jeneponto di Tangkap Polisi Sinjai
Sementara, Kapolres Bone yang coba di konfirmasi melalui seluler belum menanggapinya.
Kasus ini menjadi ujian serius bagi Polres Bone dalam membuktikan komitmennya terhadap penegakan hukum yang transparan dan berkeadilan, bukan sekadar slogan. ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
