Logo Harian.news

Kelolah Sampah dan Energi, RSUD Daya Makassar Hadirkan Inovasi PESONA DAENG

Editor : Redaksi II Minggu, 15 September 2024 00:53
Kelolah Sampah dan Energi, RSUD Daya Makassar Hadirkan Inovasi PESONA DAENG

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Masalah sampah yang semakin kompleks di Indonesia mendorong RSUD Daya Kota Makassar untuk menghadirkan inovasi baru di tahun 2024.

Menyadari urgensi dari permasalahan lingkungan, inovator Rima Kusumah Dewi, meluncurkan program PESONA DAENG yang bertujuan untuk membantu rumah sakit mengelola sampah organik dan anorganik serta melakukan penghematan energi.

Data dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencatat bahwa pada tahun 2023, timbunan sampah nasional mencapai 31,9 juta ton, dengan banyak sampah yang belum terkelola dengan baik.

Bahkan, sampah sisa makanan (waste food) sudah setara dengan 54,33 kg per penduduk per tahun.

Kondisi ini mendorong Rima, bersama timnya di RSUD Daya, untuk mengambil langkah nyata melalui inovasi PESONA DAENG, yang merupakan singkatan dari Program Pengelolaan Sampah Organik Anorganik dan Penghematan Energi.

“Melalui program ini kami berharap termewujudkan ‘The Real Green Hospital’,” ujar Rima.

Program ini mencakup berbagai upaya yang dilakukan oleh rumah sakit untuk berkontribusi terhadap kelestarian lingkungan.

“Setiap inovasi yang kami buat selalu bertujuan memberikan dampak positif yang luas, termasuk melalui pengelolaan sampah organik dan anorganik di rumah sakit,” lanjutnya.

PESONA DAENG memiliki tujuh program besar yang menjadi kunci dalam pelaksanaannya:

Mengurangi penggunaan air dan listrik yang tidak perlu.
Mendorong konsumsi makanan alami (real food).
Menggunakan barang-barang yang dapat didaur ulang.
Melakukan penghematan air secara efisien.
Meningkatkan aktivitas fisik pegawai.
Melakukan penghijauan di lingkungan rumah sakit.
Mendaur ulang sampah melalui teknik fermentasi, pengomposan, dan peningkatan nilai guna barang-barang bekas.

Program ini juga menghasilkan produk-produk ramah lingkungan, seperti sabun cuci tangan dan pembersih lantai dari daur ulang minyak goreng, kompos dari sisa makanan, serta berbagai kerajinan tangan.

Salah satu inovasi unggulan adalah pemanfaatan maggot dari sisa makanan, yang akan dikelola bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan komunitas lainnya.

Direktur RSUD Daya Kota Makassar, Ir. Hj. Rusmayani Madjid, M.Sp, menyatakan dukungan penuh terhadap program ini.

“Program ini tidak hanya berpotensi mendukung lingkungan, tetapi juga dapat memberikan manfaat ekonomis bagi rumah sakit, seperti penghematan dalam pembelian produk-produk kebersihan,” kata Rusmayani.

Dengan diluncurkannya program PESONA DAENG, RSUD Daya berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam menjaga lingkungan sekaligus menghemat sumber daya, sekaligus menjadi teladan bagi rumah sakit lainnya di Indonesia.

Penulis: Nursinta

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda