Sementara itu, Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri, Muhammad Zain, menyampaikan bahwa Kemenag juga tengah menyiapkan video informasi yang akan ditampilkan di dalam pesawat.
“Video ini akan mencakup informasi tentang keselamatan penerbangan, manasik haji, serta akomodasi dan layanan selama di Arab Saudi,” jelasnya.
Lion Air Angkut 11.762 Jemaah
Baca Juga : Kemenag: Remaja Kunci Makmurkan Masjid, Bukan Sekadar Admin Rekening
Direktur Utama Lion Air, Rudy Lumingkewas, menyambut baik kerja sama ini dan berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan pemerintah Indonesia.
“Ini adalah tonggak penting bagi Lion Air dalam memberikan kontribusi pada penyelenggaraan ibadah haji yang lebih baik,” katanya.
Ia mengungkapkan bahwa Lion Air akan mengangkut 11.762 jemaah haji, dengan rincian 6.293 jemaah dari Embarkasi Padang dan 5.469 jemaah dari Embarkasi Banjarmasin.
Baca Juga : WFH Setiap Jumat: Sistem Kerja Lebih Adaptif, Efisien dan Berdampak
Untuk melayani penerbangan ini, Lion Air akan mengoperasikan empat armada berbadan lebar, yakni Airbus 330-300CEO dan Airbus 330-900NEO, yang memiliki kapasitas 436 kursi.
“Pesawat ini didesain dengan kabin luas dan kursi ergonomis agar jemaah merasa nyaman selama penerbangan jarak jauh,” tambahnya.
Selain itu, Lion Air telah menyiapkan kru profesional yang terdiri dari pilot, awak kabin, dan teknisi yang telah menjalani pelatihan sesuai standar operasional penerbangan haji.
Baca Juga : Workshop Kurikulum Berbasis Cinta Angkat Pendekatan Ekoteologi dan Kebudayaan Siri’ na Pacce
“Kami juga telah menyiapkan makanan dan minuman dengan mempertimbangkan aspek gizi dan preferensi jemaah,” tutup Rudy.
Dengan masuknya Lion Air sebagai maskapai penyelenggara penerbangan haji, kini terdapat tiga maskapai yang melayani jemaah Indonesia, yakni Garuda Indonesia, Saudi Airlines, dan Lion Air.
Kemenag berharap kerja sama ini akan terus meningkatkan kualitas layanan bagi jemaah haji di tahun-tahun mendatang. ***
Baca Juga : Langkah Kemenag Wujudkan Asta Cita: dari Jaga Kerukunan untuk Pembangunan hingga Sejahterakan Guru
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
