Baca Juga : Pemadaman Listrik Wilayah Gowa 7 November 2026
Baca Juga : Ketua Komisi III DPRD Jeneponto Prioritaskan Pembangunan Jalan Ka’nea di APBD-P 2026
HARIAN.NEWS, JENEPONTO — Di tengah intensitas pemadaman listrik bergilir yang kian sering terjadi, jajaran Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan melaksanakan kunjungan ke Puskesmas Tamalatea, Sabtu, (7/11/2026).
Baca Juga : Pemadaman Listrik Wilayah Gowa 7 November 2026
Baca Juga : Ketua Komisi III DPRD Jeneponto Prioritaskan Pembangunan Jalan Ka’nea di APBD-P 2026
Kunjungan lapangan ini dipimpin langsung oleh dua anggota Komisi IV DPRD Jeneponto, yakni Agus TS dari Fraksi PPP dan Iwan dari Fraksi PKB. Kunjungan kali ini guna memantau secara langsung kesiapan sarana dan prasarana pendukung pelayanan kesehatan, menyusul laporan adanya fasilitas genset yang tidak berfungsi saat aliran listrik padam.
Baca Juga : Pemadaman Listrik Wilayah Gowa 7 November 2026
Baca Juga : Ketua Komisi III DPRD Jeneponto Prioritaskan Pembangunan Jalan Ka’nea di APBD-P 2026
Baca Juga : Pemadaman Listrik Makassar & Sekitarnya 7 November 2026
Berdasarkan informasi yang diperoleh, Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto telah berkoordinasi dengan Kepala Puskesmas Tamalatea terkait kerusakan genset tersebut. Saat ini, pihak puskesmas masih menunggu teknisi untuk melakukan pemeriksaan dan perbaikan.
Baca Juga : Pemadaman Listrik Wilayah Gowa 7 November 2026
Baca Juga : Ketua Komisi III DPRD Jeneponto Prioritaskan Pembangunan Jalan Ka’nea di APBD-P 2026
Kondisi ini turut mengundang keprihatinan warga yang bermukim di sekitar Puskesmas Tamalatea. Mereka mempertanyakan kesiapan fasilitas kesehatan dalam mengantisipasi pemadaman listrik, terlebih puskesmas tersebut memiliki genset berkapasitas besar yang seharusnya dapat menjadi sumber listrik cadangan.
Baca Juga : Pemadaman Listrik Wilayah Gowa 7 November 2026
Baca Juga : Ketua Komisi III DPRD Jeneponto Prioritaskan Pembangunan Jalan Ka’nea di APBD-P 2026
Jika genset tersebut mengalami kerusakan, mengapa upaya perbaikan tidak segera dilakukan? Masyarakat, khususnya pasien yang sedang menjalani perawatan, tidak seharusnya menanggung dampak dari persoalan fasilitas pendukung yang belum berfungsi.
Baca Juga : Pemadaman Listrik Wilayah Gowa 7 November 2026
Baca Juga : Ketua Komisi III DPRD Jeneponto Prioritaskan Pembangunan Jalan Ka’nea di APBD-P 2026
Baca Juga : Pemuda Jeneponto Apresiasi Penggunaan Geotekstil di Ruas Jalan Pammanjengang–Embo
“Kami sebagai warga yang berada di sekitar Puskesmas Tamalatea sangat prihatin melihat kondisi ini, Kata Bair saat mendampingi Komisi IV DPRD
Baca Juga : Pemadaman Listrik Wilayah Gowa 7 November 2026
Baca Juga : Ketua Komisi III DPRD Jeneponto Prioritaskan Pembangunan Jalan Ka’nea di APBD-P 2026
Puskesmas seharusnya mampu mengantisipasi pemadaman listrik, apalagi tersedia genset berkapasitas besar. Kasihan masyarakat yang sedang mendapatkan perawatan ketika listrik padam dan fasilitas cadangan tidak bisa difungsikan.
Baca Juga : Pemadaman Listrik Wilayah Gowa 7 November 2026
Baca Juga : Ketua Komisi III DPRD Jeneponto Prioritaskan Pembangunan Jalan Ka’nea di APBD-P 2026
“Keberadaan kami di tempat ini murni karena panggilan hati. Kami tidak ingin persoalan ini dibiarkan berlarut-larut. Jika tidak segera dicarikan solusi konkret, kondisi tersebut berpotensi membahayakan masyarakat yang sedang menjalani perawatan di fasilitas pelayanan kesehatan.” Ungkapnya
Baca Juga : Pemadaman Listrik Wilayah Gowa 7 November 2026
Baca Juga : Ketua Komisi III DPRD Jeneponto Prioritaskan Pembangunan Jalan Ka’nea di APBD-P 2026
Menanggapi hal tersebut, Agus dan Iwan menegaskan komitmennya sebagai wakil rakyat untuk segera mengoordinasikan persoalan ini dengan pihak-pihak terkait. Langkah tersebut diambil guna mendorong percepatan penanganan serta menghadirkan solusi konkret yang berkelanjutan.
Baca Juga : Pemadaman Listrik Wilayah Gowa 7 November 2026
Baca Juga : Ketua Komisi III DPRD Jeneponto Prioritaskan Pembangunan Jalan Ka’nea di APBD-P 2026
“Perbaikan genset ini tidak boleh hanya menjadi penanganan sementara. Ini harus menjadi perhatian serius bersama dalam memastikan kesiapan infrastruktur kesehatan menghadapi situasi darurat di tengah krisis listrik. Pelayanan publik di sektor kesehatan tidak boleh lumpuh hanya karena padamnya aliran listrik,” ujar keduanya.
Baca Juga : Pemadaman Listrik Wilayah Gowa 7 November 2026
Baca Juga : Ketua Komisi III DPRD Jeneponto Prioritaskan Pembangunan Jalan Ka’nea di APBD-P 2026
Komisi IV DPRD Jeneponto menekankan bahwa keselamatan, kenyamanan, dan hak masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang prima harus senantiasa menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
Baca Juga : Pemadaman Listrik Wilayah Gowa 7 November 2026
Baca Juga : Ketua Komisi III DPRD Jeneponto Prioritaskan Pembangunan Jalan Ka’nea di APBD-P 2026
Baca Juga : Pemadaman Listrik Wilayah Gowa 7 November 2026
Baca Juga : Ketua Komisi III DPRD Jeneponto Prioritaskan Pembangunan Jalan Ka’nea di APBD-P 2026
Penulis : Aswin
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
