Logo Harian.news

Pembangunan Manusia Sulsel Meningkat, IPM 2026 Capai 76,66

Editor : Redaksi II Jumat, 06 November 2026 21:40
Pembangunan Manusia Sulsel Meningkat, IPM 2026 Capai 76,66

Baca Juga : Buka Muktamar IPM di Unismuh, Zulhas Gaungkan Program Pendidikan, Kesehatan hingga Ketahanan Pangan

Baca Juga : Kesbangpol Dorong IPM Makassar Berbaur dengan Ragam Kalangan

 

Baca Juga : Buka Muktamar IPM di Unismuh, Zulhas Gaungkan Program Pendidikan, Kesehatan hingga Ketahanan Pangan

Baca Juga : Kesbangpol Dorong IPM Makassar Berbaur dengan Ragam Kalangan

 

Baca Juga : 100 ASN Bulukumba Ikuti Pelatihan IGA Award 2026, Targetkan Predikat Sangat Inovatif

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Sulawesi Selatan mencapai 76,66 pada 2026. Angka tersebut meningkat 0,74 poin atau 0,97 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 75,92.

 

Peningkatan ini mempertahankan status pembangunan manusia Sulawesi Selatan dalam kategori tinggi sejak 2020, di tengah upaya pembangunan yang berlangsung di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman bersama Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi.

Baca Juga : Buka Muktamar IPM di Unismuh, Zulhas Gaungkan Program Pendidikan, Kesehatan hingga Ketahanan Pangan

Baca Juga : Kesbangpol Dorong IPM Makassar Berbaur dengan Ragam Kalangan

 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Selatan yang dirilis 5 November 2026, kenaikan IPM terjadi pada seluruh dimensi penyusunnya, meliputi umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, serta standar hidup layak.

Baca Juga : Buka Muktamar IPM di Unismuh, Zulhas Gaungkan Program Pendidikan, Kesehatan hingga Ketahanan Pangan

Baca Juga : Kesbangpol Dorong IPM Makassar Berbaur dengan Ragam Kalangan

 

Baca Juga : Muktamar IPM XXIV Digelar di Makassar, Diikuti Ribuan Peserta dari Seluruh Indonesia

Selama periode 2022–2026, IPM Sulawesi Selatan tumbuh rata-rata 0,88 persen per tahun. Perkembangan tersebut menunjukkan tren peningkatan pembangunan manusia yang berlangsung konsisten dalam lima tahun terakhir.

Baca Juga : Buka Muktamar IPM di Unismuh, Zulhas Gaungkan Program Pendidikan, Kesehatan hingga Ketahanan Pangan

Baca Juga : Kesbangpol Dorong IPM Makassar Berbaur dengan Ragam Kalangan

 

Kepala BPS Provinsi Sulawesi Selatan, Ariyanto, mengatakan peningkatan IPM pada 2026 ditopang oleh kemajuan pada seluruh dimensi penyusunnya.

Baca Juga : Buka Muktamar IPM di Unismuh, Zulhas Gaungkan Program Pendidikan, Kesehatan hingga Ketahanan Pangan

Baca Juga : Kesbangpol Dorong IPM Makassar Berbaur dengan Ragam Kalangan

 

“Peningkatan IPM Sulawesi Selatan tahun 2026 didukung oleh kemajuan pada semua dimensi penyusunnya. Jika melihat perkembangan selama lima tahun terakhir, seluruh indikator pembentuk IPM menunjukkan peningkatan yang konsisten,” ujar Ariyanto.

Baca Juga : Buka Muktamar IPM di Unismuh, Zulhas Gaungkan Program Pendidikan, Kesehatan hingga Ketahanan Pangan

Baca Juga : Kesbangpol Dorong IPM Makassar Berbaur dengan Ragam Kalangan

 

Pada dimensi umur panjang dan hidup sehat, umur harapan hidup saat lahir penduduk Sulawesi Selatan mencapai 74,37 tahun pada 2026. Angka ini meningkat 0,22 tahun dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga : Buka Muktamar IPM di Unismuh, Zulhas Gaungkan Program Pendidikan, Kesehatan hingga Ketahanan Pangan

Baca Juga : Kesbangpol Dorong IPM Makassar Berbaur dengan Ragam Kalangan

 

Sementara itu, pada dimensi pengetahuan, harapan lama sekolah (HLS) penduduk usia tujuh tahun meningkat dari 13,56 tahun pada 2025 menjadi 13,57 tahun pada 2026. Adapun rata-rata lama sekolah (RLS) penduduk berusia 25 tahun ke atas naik 0,19 tahun, dari 9,00 tahun menjadi 9,19 tahun.

Baca Juga : Buka Muktamar IPM di Unismuh, Zulhas Gaungkan Program Pendidikan, Kesehatan hingga Ketahanan Pangan

Baca Juga : Kesbangpol Dorong IPM Makassar Berbaur dengan Ragam Kalangan

 

Perbaikan juga terjadi pada dimensi standar hidup layak. Rata-rata pengeluaran riil per kapita per tahun yang disesuaikan mencapai Rp13,29 juta pada 2026, meningkat sekitar Rp515.000 atau 4,03 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga : Buka Muktamar IPM di Unismuh, Zulhas Gaungkan Program Pendidikan, Kesehatan hingga Ketahanan Pangan

Baca Juga : Kesbangpol Dorong IPM Makassar Berbaur dengan Ragam Kalangan

 

Dibandingkan tahun lalu, pertumbuhan dimensi pengetahuan dan standar hidup layak tercatat lebih cepat. Perkembangan ini memperlihatkan bahwa peningkatan pembangunan manusia berlangsung pada aspek pendidikan dan kemampuan ekonomi masyarakat, selain perbaikan derajat kesehatan.

Baca Juga : Buka Muktamar IPM di Unismuh, Zulhas Gaungkan Program Pendidikan, Kesehatan hingga Ketahanan Pangan

Baca Juga : Kesbangpol Dorong IPM Makassar Berbaur dengan Ragam Kalangan

 

Dari sisi kewilayahan, seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Selatan mencatat peningkatan IPM pada 2026. Kabupaten Bone mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 1,35 persen. Berikutnya, Tana Toraja, Toraja Utara, dan Soppeng masing-masing tumbuh 1,32 persen.

Baca Juga : Buka Muktamar IPM di Unismuh, Zulhas Gaungkan Program Pendidikan, Kesehatan hingga Ketahanan Pangan

Baca Juga : Kesbangpol Dorong IPM Makassar Berbaur dengan Ragam Kalangan

 

Ariyanto mengatakan, secara umum sebagian besar wilayah di Sulawesi Selatan telah mencapai kategori pembangunan manusia tinggi dengan nilai IPM di atas 70. Sebanyak 21 kabupaten berada dalam kategori tinggi, sedangkan tiga kota telah mencapai kategori sangat tinggi. Yakni, Makassar, Parepare dan Palopo.

Baca Juga : Buka Muktamar IPM di Unismuh, Zulhas Gaungkan Program Pendidikan, Kesehatan hingga Ketahanan Pangan

Baca Juga : Kesbangpol Dorong IPM Makassar Berbaur dengan Ragam Kalangan

 

“Secara umum, sebagian besar wilayah di Sulawesi Selatan telah berada pada kategori pembangunan manusia tinggi dengan nilai IPM di atas 70. Sebanyak 21 kabupaten berada pada kategori tinggi, sedangkan tiga kota telah mencapai kategori sangat tinggi,” kata Ariyanto.

Baca Juga : Buka Muktamar IPM di Unismuh, Zulhas Gaungkan Program Pendidikan, Kesehatan hingga Ketahanan Pangan

Baca Juga : Kesbangpol Dorong IPM Makassar Berbaur dengan Ragam Kalangan

 

Meski seluruh kabupaten/kota mengalami peningkatan, capaian pembangunan manusia antardaerah masih menunjukkan perbedaan. Hal ini tercermin dari variasi nilai IPM dan tingkat pertumbuhan masing-masing wilayah.

Baca Juga : Buka Muktamar IPM di Unismuh, Zulhas Gaungkan Program Pendidikan, Kesehatan hingga Ketahanan Pangan

Baca Juga : Kesbangpol Dorong IPM Makassar Berbaur dengan Ragam Kalangan

 

Secara keseluruhan, perkembangan IPM Sulawesi Selatan pada 2026 menunjukkan perbaikan pada tiga aspek utama pembangunan manusia, yakni kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak. Ketiganya menjadi indikator penting untuk mengukur perkembangan kualitas hidup masyarakat di daerah.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@harian.news

Follow Social Media Kami

KomentarAnda