Logo Harian.news

Live TikTok, Netizen Ancam Tembak Anies Baswedan

Editor : Rasdianah Jumat, 12 Januari 2024 20:19
tangkapan layar. Foto: ist
tangkapan layar. Foto: ist
APERSI

HARIAN.NEWS, JAKARTA – Viral di media sosial. Capres 01 Anies Baswedan mendapat ancaman penembakan oleh netizen di aplikasi TikTok.

Dalam narasi yang beredar, pemilik akun Instagram @rifanariansyah diduga yang menyampaikan ancaman tersebut, menuliskan “izin bapak, nembak kepala anis hukum berapa lama ya?”

Baca Juga : Merger Gerindra – NasDem dan Nasib Anies di Pilpres 2029: Peluang atau Jalan Buntu?

Saat ini akun tersebut tak dapat ditemukan, diduga dihapus penggunanya. Ada pula unggahan yang memperlihatkan bahwa terduga pelaku tinggal di Kalimantan Timur.

Terkait hal itu, Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan, pihaknya akan mendalami hal tersebut.

“Polisi akan lidik (selidiki) dulu jika memang terpenuhi unsur nya pasti ditindaklanjuti,” kata Yusuf dikutip harian.news dari kumparan, Jumat (12/1/2024).

Baca Juga : Meta dan Google Melanggar PP Tunas, Menkomdigi Kirim Surat Panggilan

Sementara itu, Mabes Polri menyebutkan informasi ancaman penembakan terhadap capres 01, Anies Baswedan, saat sedang melakukan live Tiktok.

“Sejauh ini belum ada laporannya, namun Polri telah melakukan proses pendalaman terhadap akun tersebut,” ujar Karopenmas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko saat dihubungi wartawan, Jumat (12/1/2024).

Atas aksi pengancam di media sosial itu, Trunoyudo mengimbau masyarakat untuk ikut terlibat dalam mewujudkan Pemilu yang aman dan damai.

Baca Juga : PP Tunas 2026 Berlaku, Orang Tua Wajib Tahu Aturan Baru Medsos Anak

“Polri mengimbau kepada seluruh masyarakat bahwa mari kita wujudkan Pemilu yang aman, damai untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” tutupnya.

Anies sendiri menanggapi santai ancaman penembakan itu.

“Ya, mudah-mudahan tidak kejadian, kalau itu dianggap ancaman ya biar pihak penegak hukum bisa menindaklanjuti,” kata Anies kepada wartawan di Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (11/1/2024).

Baca Juga : Viral Mukena Pink: Warganet Buru Link Asli, Ternyata Hanya Ilusi Digital

Saat ditanya apakah dirinya akan melaporkan ancaman ini baik ke Bawaslu maupun pihak kepolisian, ia belum memiliki rencana itu.

“Belum ada rencana itu,” lanjutnya.

 

 

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda