Logo Harian.news

Menjelang Senja Pengabdian

Editor : Andi Awal Tjoheng Senin, 06 April 2026 23:26
Mustamin Raga ||dok_mustamin raga
Mustamin Raga ||dok_mustamin raga

HARIAN.NEWS, GOWA – Saya selalu percaya bahwa setiap perubahan, sekecil apa pun, pasti akan membawa getaran baru dalam hidup seorang ASN. Maka ketika kabar tentang profiling ASN dalam rangka manajemen talenta itu pertama kali saya dengar, hati saya langsung menghangat.

Ada kegembiraan kecil yang melompat, seperti kebiasaan lama yang tak pernah hilang bahwa setiap kabar baru tentang kepegawaian selalu saya sambut dengan semangat, seolah di baliknya ada angin segar yang bisa membuka jendela-jendela kemungkinan.

Lalu kemarin, undangan resmi itu benar-benar tersebar.Semua pejabat setara saya mendadak sibuk. Mereka menyiapkan diri menuju lokasi ujian, meraba-raba pertanyaan apa saja yang mungkin muncul, dan sebagian bahkan sudah menyusun strategi, seolah ini ujian terakhir penentu nasib karier mereka.

Baca Juga : Pemerintah Kabupaten Gowa Jangan Hanya Menjadi Penonton dalam Pengawasan SPPG

Suasana berubah jadi seperti para pelajar menjelang ujian nasional, penuh dinamika, penuh harapan, dan tentu saja penuh kecemasan.

Awalnya saya ikut terseret semangat itu. Tapi entah mengapa, sebuah keraguan kecil muncul begitu saja: jangan-jangan saya sudah tidak akan diikutkan. Meski begitu, saya tetap berharap. Saya tetap ingin percaya bahwa saya masih punya ruang sedikit saja di antara kursi undangan itu.

Maka saya pun memelototi daftar nama undangan itu dengan saksama. Baris demi baris. Gelar demi gelar. Tapi setelah seluruh daftar itu saya telusuri, kenyataannya tetap sama: nama saya tidak ada.

Baca Juga : EL Nino Menyapa ? Sudah Siapkah Indonesia

Ada bunyi kecil semacam “krek” di dalam dada saya. Bukan patah, hanya seperti sendi tua yang mengaku letih.

Saya mencoba meredam kekecewaan itu. Saya terima kenyataan yang sebenarnya sudah saya tahu jauh di dalam diri saya. Usia saya memang sudah melewati syarat. Saya bukan tidak layak tapi waktu memang sedang menutup pintu itu dengan cara yang halus namun tegas.

Dan di titik itu, tanpa saya sadari, saya mulai menengok kembali perjalanan panjang saya sebagai ASN. Selama aktif bertugas, saya sebenarnya pernah memiliki sebuah keinginan sederhana: ditempatkan di bidang yang menjadi minat dan pengalaman awal saya—bidang keairan.

Baca Juga : Pesta Babi, Ruang Sipil, dan Cara Baru Kekuasaan Membentuk Kesadaran

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]
Halaman
Penulis : MUSTAMIN RAGA (PENULIS BUKU SENYAP YANG BICARA)

Follow Social Media Kami

KomentarAnda