HARIAN.NEWS – Nenek Layar Sari, yang tinggal di Desa Setanggor, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), membuat syarat agar dia berhenti mandi lumpur di TikTok. Sari meminta pemerintah untuk mendukung hidupnya.
“Kalau memang mau menghentikan mandi lumpur ini, ayo Ibu Risma (Mensos), gubernur, bupati, bantu kami biayai hidup,” kata Sari
Baca Juga : Meta dan Google Melanggar PP Tunas, Menkomdigi Kirim Surat Panggilan
Sari mengatakan, selama live TikTok, dia mendapatkan uang dengan mudah dan jumlahnya terbilang lumayan.
Uang tersebut kemudian digunakan untuk kebutuhan rumah tangga hingga menyekolahkan anak.
“Untuk keperluan biaya anak sekolah, bayar utang, keperluan dapur rumah tangga,” kata Sari.
Baca Juga : PP Tunas 2026 Berlaku, Orang Tua Wajib Tahu Aturan Baru Medsos Anak
“Caranya di bagi dua dari hasil live TikTok, Sultan (pemilik akun) dapat setengah, saya dapat setengah. Rp 9 juta lebih dapat selama live ini,” tambahnya Sari
Sari membantah yang dilakukannya merupakan bagian dari mengemis.
Dia juga membantah bahwa dia dipaksa untuk melakukan hal tersebut.
Baca Juga : Viral Mukena Pink: Warganet Buru Link Asli, Ternyata Hanya Ilusi Digital
Mandi lumpur saat live TikTok murni kemauan Sari
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

