HARIAN.NEWS, GOWA – Ada yang berbeda dalam peringatan Hari Jadi Gowa ke-705 yang akan digelar 17 November 2025 mendatang.
Bupati Gowa Husniah Talenrang menggagas konsep perayaan yang lebih sakral dan meriah dengan menggandeng langsung Keluarga Besar Kerajaan Gowa.
Baca Juga : Bupati Gowa Sampaikan Duka Mendalam Kepergian Mantan Camat Bontonompo Periode 2006-2008
Langkah ini dinilai sebagai gebrakan yang menarik perhatian, mengingat perayaan Hari Jadi Gowa sebelumnya lebih banyak didominasi nuansa seremoni formal.
Kini, Pemkab Gowa berencana mengangkat kembali kearifan lokal, adat istiadat, dan budaya Kerajaan Gowa dalam skala yang lebih besar dan menyatu dengan masyarakat.
Pertemuan antara Bupati Gowa dan para tokoh Keluarga Kerajaan Gowa digelar di Rumah Jabatan Bupati Gowa, Senin (2/6/2025). Hadir pula sejumlah pejabat seperti Sekda Gowa, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan, Kasatpol PP, serta Kabag Hukum.
Baca Juga : Bupati Gowa dan BBWS Pompengan Jeneberang Atensi Pengembangan Danau Mawang
“Perayaan tahun ini akan melibatkan komunitas adat, budayawan lokal, hingga tokoh-tokoh pewaris Kerajaan Gowa, agar semangat budaya tetap hidup dan dirasakan seluruh lapisan masyarakat,” ujar Bupati Husniah.
Tokoh-tokoh penting dari Keluarga Kerajaan yang hadir antara lain: H. Andi Bau Malik Barammamase Karaengta Tukkajannangang (Ketua MPATKG terpilih), Andi Pangeran Nur Akbar, S.Stp, MM (Ketua FKGP), Andi Hikmawati Kumala Idjo, Andi Muh Imam Kumala Idjo, Andi Hasanuddin Abe Patta Sila, Andi Idris Manginruru dan Candra Juarsa Daeng Ngerang
Dalam suasana penuh kekeluargaan, Keluarga Besar Kerajaan Gowa menyambut positif ajakan sinergi dari Bupati.
Baca Juga : 3 Jam Diskusi, Bupati Bersama BBWS Pompengan Sepakat Bersinergi Membangun Gowa
Konsolidasi akan dilakukan dalam waktu dekat untuk mematangkan rangkaian acara, termasuk kemungkinan menampilkan ritual adat yang sudah lama tidak dipentaskan.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

