HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Kementerian Keuangan Republik Indonesia menyuarakan penguatan industri dana pensiun nasional pada forum Accession Review yang diselenggarakan oleh Working Party on Insurance and Pensions (WPIP) OECD di Paris, Prancis.
Direktur Pengembangan Dana Pensiun, Asuransi, dan Aktuaria Kementerian Keuangan RI, Yani Farida Aryani, menegaskan pentingnya membangun sistem pensiun yang lebih inklusif, memadai, dan berkelanjutan. Saat ini, cakupan kewajiban kepesertaan program pensiun baru menjangkau sekitar 37 persen pekerja, dengan peserta aktif program wajib setara 17 persen angkatan kerja.
“Kondisi tersebut menunjukkan besarnya potensi perluasan kepesertaan, terutama bagi pekerja sektor informal yang belum terjangkau oleh sistem pensiun formal,” ujar Yani.
Sesuai amanat Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK), pemerintah tengah menyiapkan harmonisasi sistem pensiun nasional. Langkah ini bertujuan memperluas akses, meningkatkan kecukupan manfaat, serta memperkuat pembayaran manfaat secara berkala demi menjaga kesinambungan pendapatan masyarakat pada masa tua secara bertahap dan terkoordinasi.
Dukungan serupa disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono. OJK berfokus pada penguatan dana pensiun sukarela yang diselenggarakan oleh Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK) serta Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK).
Ogi menjelaskan bahwa OJK sedang meninjau penyesuaian regulasi investasi guna memperluas ruang diversifikasi portofolio dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian. Selain itu, OJK mendorong penguatan asset-liability management, penerapan lifecycle investment, serta peningkatan tata kelola industri dana pensiun.
Delegasi negara-negara anggota OECD menyambut positif langkah reformasi Indonesia, terutama dalam mengoptimalkan potensi industri asuransi dan pensiun bagi kelompok pekerja informal serta penyelarasan kerangka nasional dengan standar hukum OECD. Ke depan, OJK dan Kemenkeu akan terus memperkuat koordinasi untuk menindaklanjuti berbagai masukan tersebut demi menciptakan sektor keuangan nasional yang tangguh dan berdaya saing.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@harian.news
