HARIAN.NEWS, MAKASSAR – DPD PDI Perjuangan Provinsi Sulawesi Selatan menggelar kegiatan pendidikan politik kader tingkat madya yang dihadiri ratusan anggota DPRD dari partai berlambang banteng itu di Hotel Maxone Makassar, Jumat (1/11/2024).
Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi PDIP Sulsel, Iqbal Arifin, mengatakan bahwa pendidikan politik ini adalah tahap madya dalam struktur kaderisasi partai.
Baca Juga : Ringankan Beban Pengemudi Ojol, PDIP Makassar Tebar 450 Voucher BBM Gratis
Peserta kali ini adalah mereka yang sudah menyelesaikan pendidikan politik di tingkat pratama, dan khusus bagi anggota DPRD, keikutsertaan dalam tahap ini menjadi kewajiban.
“Pendidikan politik ini akan membantu kader dalam memahami dan menjalankan kebijakan yang berpihak kepada rakyat,” ujar Iqbal.
Sementara itu, Ketua DPP PDIP Bidang Ideologi dan Kaderisasi, Djarot Saiful Hidayat yang hadir membuka kegiatan menekankan pentingnya pendidikan politik bagi kader sebagai bagian dari komitmen partai untuk memperkuat ideologi, mempersiapkan kader dalam tugas publik, dan menjaga kualitas demokrasi.
Baca Juga : NasDem Siapkan Kader Hadapi Tantangan Politik 2025
“Rekrutmen dan pendidikan politik adalah dua tugas utama partai politik. Setelah itu, barulah kita menugaskan kader di jabatan publik, baik dalam struktural partai, eksekutif, maupun legislatif,” ujar Djarot.
Dia menegaskan bahwa partai politik yang kuat lahir dari kaderisasi berjenjang, yang memastikan kader-kader PDIP memiliki ideologi dan komitmen yang teguh dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.
Dalam pendidikan kali ini, Djarot mengingatkan kader bahwa partai yang sehat akan menghasilkan demokrasi yang sehat pula. Dia menggarisbawahi bahwa PDIP harus konsisten menjalankan pendidikan politik, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Baca Juga : Megawati Ungkap Kisah Penunjukan Pramono Anung untuk Pilgub 2024
“Pendidikan politik ini adalah bagian dari ikhtiar untuk membangun kesadaran dan kesamaan ideologi di kalangan kader, khususnya di Sulawesi Selatan,” tambah Djarot.
Djarot juga menyebutkan bahwa PDIP bukanlah partai yang hanya muncul saat pemilu. Menurutnya, kemenangan PDIP dalam tiga pemilu terakhir menunjukkan komitmen partai untuk terus hadir di tengah rakyat dan menguatkan konsistensi ideologi kader.
“Partai yang kuat lahir bukan dari situasi yang nyaman, tapi dari pengalaman menghadapi berbagai tantangan,” demikian Djarot.
Baca Juga : Tingkatan Kesadaran Hak Pilih, Kesbangpol Gelar Pendidikan Politik
Penulis: Nursinta
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

