Mulai Juni, Publik Bisa Pantau Kualitas Makan Bergizi Gratis
HARIAN.NEWS, JAKARTA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang selama ini berjalan akan memasuki babak baru: keterbukaan penuh.
Baca Juga : Pemerintah Kabupaten Gowa Jangan Hanya Menjadi Penonton dalam Pengawasan SPPG
Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) tengah menyiapkan sistem pemantauan publik berbasis dashboard digital. Mulai Juni 2026, setiap warga bisa mengakses penilaian layanan MBG di berbagai daerah.
Bukan sekadar angka. Masyarakat nantinya bisa melihat langsung persentase keterlambatan pengantaran makanan, laporan aroma yang tidak sedap, hingga ulasan rasa dan variasi menu setiap harinya.
Dashboard “Reviu Menu MBG”: Transparan Total
Baca Juga : Saat Prabowo Bertanya pada Buruh Apakah MBG Bermanfaat
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Sony Sonjaya, mengungkapkan bahwa aplikasi bernama ” Reviu Menu MBG ” saat ini masih dalam tahap pengecekan internal.
“Insyaallah dua minggu ke depan masyarakat bisa melihat persentase keterlambatan, persentase aroma baik atau busuk yang dilaporkan di aplikasi,” ujar Sony di Jakarta, pada Selasa (26/5/2026), dikutip dari Antara.
Aplikasi ini bukan sekadar alat pelaporan. Ia menjadi cermin kinerja setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia.
Baca Juga : Prabowo: MBG dan Koperasi Desa Jadi Pilar Kebangkitan Ekonomi Rakyat
Siapa yang Menilai? Guru, Ustadz, hingga Kepala Posyandu
Yang menarik, penilaian tidak dilakukan oleh petugas BGN, melainkan oleh penanggung jawab di lapangan yang setiap hari berinteraksi langsung dengan penerima manfaat:
– Guru di sekolah
– Ustadz di pondok pesantren
– Kepala Posyandu
Baca Juga : BGN Tegaskan MBG Bukan Cuma Gizi, Tapi Penyelamat Petani
Baca berita lainnya Harian.news di Google News















