Ketiganya menoleh.
Ternyata Daeng La’lang, pelanggan setia yang terkenal doyan nimbrung tanpa diundang.
Deng Kio langsung tertawa.
“Nah itu dia! Tiap buka HP, isinya politik semua.”
Baca Juga : Efek Hukum dan Politik Terlalu Mesra
Om Haria ikut menimpali.
“Ada yang bikin panas, ada yang bikin emosi, ada juga yang bikin bingung.”
Mas Bro menghela napas pelan.
“Masalahnya, tidak semua yang viral itu benar.”
Daeng La’lang langsung menyambar,
“Yang penting ramai dulu, benar belakangan!”
Baca Juga : Ujian Moral Politik Lokal di Sinjai
Semua langsung tertawa.
Deng Kio mengaku punya cara sendiri.
“Kalau lihat video politik yang isinya marah-marah, saya langsung scroll. Nggak kuat.”
Om Haria mengangguk setuju.
“Kalau saya, dari judulnya saja sudah ketahuan. Langsung lewat.”
Baca Juga : Refleksi Politik Nasional 2025: Koalisi Besar, Manuver Elite Tak Pernah Usai
Mas Bro kemudian menambahkan dengan nada lebih serius,
“Itulah sekarang. Politik makin dekat, tapi belum tentu makin dipahami.”
Suasana mendadak agak hening.
Daeng La’lang yang tadi ramai, tiba-tiba nyeletuk lagi,
“Banyak yang nonton, tapi sedikit yang mikir.”
Baca Juga : Mutasi Bukan Sekadar Pindah Jabatan: Refleksi Akademik atas Dinamika Pemerintahan yang Sehat di Takalar
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
