HARIAN.NEWS, JAKARTA – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian resmi melantik Prof Fadjry Djufry sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Selasa, 7 Januari 2025, di Jakarta.
Usai pelantikan, Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Dr. Jufri Rahman, langsung mengajak seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulsel ke Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Kementerian Pertanian (Kementan) RI, sesuai arahan Prof Fadjry.
Baca Juga : Laksus Minta Kejati Sulsel Dalami Pengakuan Andi Ina-Syahar Cs di Kasus Bibit Nanas
Dalam kunjungan tersebut, Dr. Jufri Rahman memperkenalkan seluruh kepala OPD yang hadir di hadapan Pj Gubernur Sulsel.
“Izinkan Pak Gub, kami memperkenalkan seluruh kepala OPD dan para penjabat bupati yang juga hadir,” kata Jufri Rahman.
Setelah perkenalan, Prof Fadjry Djufry memberikan arahan singkat dan memperkenalkan diri. Namun, ia belum memaparkan secara rinci program atau kebijakan yang akan menjadi fokus kepemimpinannya.
Baca Juga : Korupsi Bibit Nanas Sulsel, Mantan Pj Gubernur dan Empat Tersangka Resmi Ditahan
“Nanti hari Kamis kita rapat secara detail. Saat ini saya hanya menyampaikan hal bahwa saya sebagai penjabat gubernur tidak akan melakukan mutasi jabatan,” ujarnya.
Pernyataan ini sekaligus menepis rumor yang beredar terkait kemungkinan adanya mutasi jabatan di lingkup Pemprov Sulsel.
“Tidak ada itu (mutasi),” tegas Prof Fadjry.
Baca Juga : Pemprov Sulsel Gelontorkan Rp935 Miliar untuk Pembangunan Luwu Raya di APBD 2025
Penulis: Nursinta
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

