Jabatan ini menjadikantor panglima tertinggi di tubuh militer, memimpin angkatan darat, laut, udara, dan kepolisian pada masa itu.
Menjadi Wakil Presiden Mendampingi Soeharto
Baca Juga : Jenderal Cerdas, Wapres Setia: Kisah Hidup Try Sutrisno
Setelah sukses memimpin ABRI, nama Try Sutrisno kembali disebut-sebut sebagai calon kuat Wakil Presiden.
Melalui Sidang Umum MPR masa bakti 1992-1997, ia resmi terpilih sebagai Wakil Presiden ke-6 RI mendampingi Presiden Soeharto. Ia menjabat dari tahun 1993 hingga 1998.
Selama masa jabatannya sebagai Wapres, Try Sutrisno dikenal aktif melakukan kunjungan kerja ke berbagai daerah. Ia kerap menyuarakan pentingnya stabilitas nasional dan pembangunan yang merata.
Baca Juga : Sejarah Indonesia Ditulis Ulang, Rilis 17 Agustus 2025
Pengalamannya di bidang teknik dan militer membuatnya memiliki pandangan yang praktis dan solutif terhadap berbagai persoalan bangsa. Masa jabatannya sebagai wapres berakhir pada 1998, digantikan oleh BJ Habibie di tengah gejolak reformasi.
Kehidupan Pribadi: Sederhana dan Harmonis
Di balik seragam militernya yang gagah, Try Sutrisno adalah seorang kepala keluarga yang penuh kasih.
Baca Juga : Mutasi Letjen TNI Kunto Dibatalkan Loyalitas TNI Dipertanyakan
Pada tahun 1961, ia menikah dengan Tuti Sutiawati, seorang wanita yang setia mendampinginya dalam suka dan duka. Pernikahan mereka dikaruniai tujuh orang anak, terdiri dari empat putra dan tiga putri.
Keluarga besar Try Sutrisno dikenal sangat harmonis dan sederhana. Meski pernah menduduki jabatan tertinggi di negeri ini, gaya hidup keluarga ini jauh dari kesan glamor. Hal ini menjadi teladan bahwa seorang pemimpin bisa besar tanpa harus kehilangan akar kerakyatannya.***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
