Logo Harian.news

Program MBG Diluncurkan di Makassar, Libatkan Penyandang Disabilitas

Editor : Redaksi Senin, 06 Januari 2025 12:12
Program MBG Diluncurkan di Makassar, Libatkan Penyandang Disabilitas

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah pusat mulai diluncurkan di Kota Makassar sejak 6 Januari 2025.

Program MBG uji coba di tiga titik Kota Makassar siswa di sembilan sekolah yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Manggala, Mamajang, dan Panakkukang.

Baca Juga : Program MBG 2026: Daerah 3T Dapat Jatah Makan 6 Hari, Ini Alasannya

Program MBG dilaksanakan melalui tiga dapur umum atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dikelola Badan Gizi Nasional (BGN). Menu yang disajikan meliputi nasi, lauk berupa ayam, sayur, buah, dan susu, dengan estimasi biaya per porsi sebesar Rp10 ribu.

Yayasan Kebangsaan Indonesia Raya Kecamatan Panakkukang, Geralz Geerhan mengatakan, di Kecamatan Panakkukang, pendistribusian tahap pertama dilakukan di TK Wihdatul Ummah dan SDI Tamamaung IV dengan total 700 porsi makanan. Jumlah ini diperkirakan akan meningkat sesuai arahan dari BGN.

“Persiapan dapur umum telah dilakukan jauh hari, termasuk perekrutan tenaga relawan,” ujarnya saat ditemui di dapur SPPG Panakkukang, Senin (6/1/2025).

Baca Juga : Hasrul Abdul Rajab Hadiri Peresmian SPPG Polri di Bajeng Barat

Sebanyak 47 relawan telah direkrut, termasuk dua penyandang disabilitas dari asosiasi disabilitas di Makassar.

Geralz menjelaskan, keterlibatan penyandang disabilitas dalam program ini adalah bentuk komitmen terhadap inklusivitas dan pemberdayaan masyarakat rentan.

“Kami sengaja merekrut penyandang disabilitas sebagai bagian dari perwujudan sumpah saya kepada Pak Prabowo untuk melindungi mereka yang lemah dan tertindas,” katanya.

Baca Juga : Anggaran Makan Bergizi Gratis Capai Rp51,5 Triliun di 2025, Ini Rinciannya!

Selain warga sekitar dan remaja masjid, relawan disabilitas turut berperan aktif dalam kegiatan memasak dan pendistribusian makanan. Langkah ini tidak hanya memberikan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas, tetapi juga memperkuat nilai sosial dalam pelaksanaan program MBG.

Program MBG diharapkan mampu meningkatkan gizi siswa sekaligus menjadi contoh nyata pemberdayaan masyarakat lokal.

“Pemerintah pusat dan BGN akan terus memantau dan mengevaluasi pelaksanaan program ini, termasuk kemungkinan memperluas cakupan distribusi di tahap berikutnya,” tutupnya.

Baca Juga : Manfaat MBG Mulai Terasa, Tantangan Tak Bisa Diabaikan

Penulis: Nursinta 

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda