HARIAN.NEWS, BULUKUMBA – Ranu Harapan Islamic School (RHIS) kembali mencatat prestasi pembinaan tahfiz. Salah satu siswa, Muh. Fadhil Hery Putra Pratama, berhasil menghafal delapan juz Al-Qur’an dalam tiga semester, meski tidak tinggal di asrama dan memulai dari kondisi tanpa hafalan.
Prestasi ini menjadi bukti keberhasilan sistem pembinaan Qurani di RHIS yang menekankan setoran harian, murojaah terukur, pembiasaan ibadah, serta pendampingan karakter Islami.
Kepala Ranu Harapan Islamic School menyampaikan apresiasinya atas capaian tersebut.
“Keberhasilan Fadhil memperlihatkan bahwa hafalan Al-Qur’an dapat dicapai secara signifikan tanpa harus diasramakan, selama ada disiplin, pendampingan, dan motivasi yang benar. Kami berharap ini menjadi inspirasi bagi siswa lainnya,” katanya.
Data internal sekolah menunjukkan bahwa Fadhil mampu meraih hafalan.
1. 8 juz dalam 3 semester, rata-rata 2–3 juz per semester.
2. Mengawali pendidikan di RHIS tanpa hafalan.
3. Mengikuti pembinaan tahfiz sepenuhnya di lingkungan sekolah non-asrama
Dengan perkembangan hafalan tersebut, Ranu Harapan Islamic School menargetkan bahwa Fadhil berpotensi menyelesaikan 30 juz saat tamat pendidikan.
Kepala sekolah menambahkan, keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi pendidikan antara sekolah dan orang tua.
“Kolaborasi ibadah dan pembiasaan di sekolah dengan doa serta dukungan keluarga di rumah menjadi faktor utama pembentukan karakter Qurani,” ucapnya.
Ranu Harapan Islamic School terus berkomitmen menghadirkan pendidikan Islam berbasis pembinaan akhlak, akademik, dan tahfiz, untuk melahirkan generasi Qurani yang cerdas dan berakhlak mulia.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

