Logo Harian.news

Respons Peringatan Siaga Cuaca Ekstrem, Wali Kota Makassar: Tidak pada Kondisi Puncak

Editor : Rasdianah Selasa, 23 Januari 2024 19:55
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto. Foto: harian.news/sinta
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto. Foto: harian.news/sinta
APERSI

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, merespons peringatan dini cuaca ekstrem selama 3 hari oleh BPBD Makassar. Peringatan dini ini berlangsung 23 Januari hingga 25 Januari mendatang.

Danny, sapaannya menyebutkan, yang terjadi saat ini di Kota Makassar tidaklah berada pada kondisi puncak.

Baca Juga : Kreatif! Warga Bontoala Berhasil Sulap Sampah Plastik Jadi Solar dan Bensin

“Kondisi puncak merupakan bertemunya antara puncak pasang dan puncak hujan, semoga saja tidak ketemu,” ujar Danny, Selasa (23/1/2024).

Danny melanjutkan jika terjadi kondisi puncak maka dapat dipastikan seluruh masyarakat, pemerintah, dan stakeholder untuk bersiap dan siaga.

“Jadi semua ada tingkatannya, termasuk bencana dan kondisi cuaca saat ini. Dan saat ini, Makassar hujannya relatif tidak dalam keadaan puncak. Jangan sampai badai ketemu dengan pasang. Kalau dia ketemu kita harus bersiap,” kata wali kota dua periode itu.

Baca Juga : Wali Kota Munafri Wajibkan RT/RW Respons Cepat Aduan Warga Lewat Aplikasi Lontara+

Untuk diketahui, BPBD baru saja kembali mengeluarkan peringatan cuaca ekstrem dengan status siaga 23 hingga 25 Januari. BPBD meminta warga mewaspadai hujan sedang hingga lebat, angin kencang dan petir khususnya di sore hari.

Terkait hal ini, BPBD juga mengeluarkan layanan hotline bencana atau layanan kedaruratan yang dapat di akses di nomor 112 atau di nomor 0811417112. Layanan kedaruratan ini mencakup ambulance, home care, pemadam kebakaran dan layanan kedaruratan lainnya selama masyarakat membutuhkan bantuan.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]
Penulis : NURSINTA

Follow Social Media Kami

KomentarAnda