Logo Harian.news

Sawah Mengering, MDA Bantu Petani Luwu Hadapi Ancaman Gagal Panen 

Editor : Redaksi II Jumat, 11 September 2026 11:01
MDA bersama Pemerintah Kabupaten Luwu dalam hal ini Dinas Pertanian serta Dinas Sosial dan FORDES MATAPPA melakukan sejumlah langkah untuk membantu memenuhi kebutuhan air pada lahan pertanian terdampak. 
MDA bersama Pemerintah Kabupaten Luwu dalam hal ini Dinas Pertanian serta Dinas Sosial dan FORDES MATAPPA melakukan sejumlah langkah untuk membantu memenuhi kebutuhan air pada lahan pertanian terdampak. 

Baca Juga : MDA-Pemda Luwu Gelar Simulasi Kesiapsiagaan Kekeringan dan Karhutla di Latimojong 

Baca Juga : MDA dan BPBD Perkuat Mitigasi Antisipasi Karhutla di Tana Luwu 

 

Baca Juga : MDA-Pemda Luwu Gelar Simulasi Kesiapsiagaan Kekeringan dan Karhutla di Latimojong 

Baca Juga : MDA dan BPBD Perkuat Mitigasi Antisipasi Karhutla di Tana Luwu 

 

Baca Juga : Libatkan Pakar BRIN, MDA Kaji Ekosistem Sungai Luwu

HARIAN.NEWS, LUWU – Musim kemarau yang berlangsung dalam beberapa pekan terakhir mulai berdampak terhadap sektor pertanian di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

 

Sejumlah lahan persawahan mengalami kekeringan yang mengganggu pertumbuhan tanaman padi dan meningkatkan risiko gagal panen bagi petani.

Baca Juga : MDA-Pemda Luwu Gelar Simulasi Kesiapsiagaan Kekeringan dan Karhutla di Latimojong 

Baca Juga : MDA dan BPBD Perkuat Mitigasi Antisipasi Karhutla di Tana Luwu 

 

Kondisi tersebut mendorong PT Masmindo Dwi Area (MDA) bersama Pemerintah Kabupaten Luwu dalam hal ini Dinas Pertanian serta Dinas Sosial dan FORDES MATAPPA melakukan sejumlah langkah untuk membantu memenuhi kebutuhan air pada lahan pertanian terdampak.

Baca Juga : MDA-Pemda Luwu Gelar Simulasi Kesiapsiagaan Kekeringan dan Karhutla di Latimojong 

Baca Juga : MDA dan BPBD Perkuat Mitigasi Antisipasi Karhutla di Tana Luwu 

 

Baca Juga : RDP DPRD Luwu Bersama MDA: Rekomendasikan Akses Rante Balla Segera Dibuka 

Penanganan dilakukan dengan menyesuaikan kondisi dan ketersediaan sumber air di masing-masing wilayah, mulai dari pemanfaatan pompa air, penyediaan sumur bor, hingga penggunaan water truck.

Baca Juga : MDA-Pemda Luwu Gelar Simulasi Kesiapsiagaan Kekeringan dan Karhutla di Latimojong 

Baca Juga : MDA dan BPBD Perkuat Mitigasi Antisipasi Karhutla di Tana Luwu 

 

Dalam pelaksanaannya, penyiraman dilakukan bekerja sama dengan Dinas Sosial Kabupaten Luwu. Secara keseluruhan, upaya tersebut menjangkau sekitar 70 hektare lahan pertanian yang tersebar di Tampumia Radda, Balo-Balo, Kurusumanga, dan Senga Selatan.

Baca Juga : MDA-Pemda Luwu Gelar Simulasi Kesiapsiagaan Kekeringan dan Karhutla di Latimojong 

Baca Juga : MDA dan BPBD Perkuat Mitigasi Antisipasi Karhutla di Tana Luwu 

 

Dukungan difokuskan pada lahan yang mengalami keterbatasan pasokan air agar tanaman padi yang telah ditanam tetap mendapatkan air selama musim kemarau.

Baca Juga : MDA-Pemda Luwu Gelar Simulasi Kesiapsiagaan Kekeringan dan Karhutla di Latimojong 

Baca Juga : MDA dan BPBD Perkuat Mitigasi Antisipasi Karhutla di Tana Luwu 

 

Gunakan Jasa Hukum Kepala Teknik Tambang (KTT) MDA, Mustafa Ibrahim, mengatakan langkah tersebut merupakan respons bersama terhadap kondisi yang dihadapi petani dan dilakukan melalui koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Luwu serta FORDES MATAPPA.

Baca Juga : MDA-Pemda Luwu Gelar Simulasi Kesiapsiagaan Kekeringan dan Karhutla di Latimojong 

Baca Juga : MDA dan BPBD Perkuat Mitigasi Antisipasi Karhutla di Tana Luwu 

 

“Kami melihat kondisi ini perlu direspons bersama. Melalui koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Luwu dan FORDES MATAPPA, MDA berupaya memberikan dukungan sesuai kebutuhan di lapangan agar petani dapat mempertahankan tanamannya dan risiko gagal panen bisa ditekan,” ujar Mustafa.

Baca Juga : MDA-Pemda Luwu Gelar Simulasi Kesiapsiagaan Kekeringan dan Karhutla di Latimojong 

Baca Juga : MDA dan BPBD Perkuat Mitigasi Antisipasi Karhutla di Tana Luwu 

 

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Luwu, Islamuddin, SP, M.Si, mengatakan musim kemarau yang berlangsung sekitar satu bulan terakhir telah memberikan dampak cukup besar terhadap aktivitas pertanian di Kabupaten Luwu. Eksplorasi Budaya Asia

Baca Juga : MDA-Pemda Luwu Gelar Simulasi Kesiapsiagaan Kekeringan dan Karhutla di Latimojong 

Baca Juga : MDA dan BPBD Perkuat Mitigasi Antisipasi Karhutla di Tana Luwu 

 

“Persawahan di Kabupaten Luwu selama musim kemarau atau sekitar satu bulan terakhir ini memang berdampak besar terhadap petani, baik sawah irigasi terlebih untuk sawah tadah hujan,” ujar Islamuddin.

Baca Juga : MDA-Pemda Luwu Gelar Simulasi Kesiapsiagaan Kekeringan dan Karhutla di Latimojong 

Baca Juga : MDA dan BPBD Perkuat Mitigasi Antisipasi Karhutla di Tana Luwu 

 

Ia mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan dalam membantu petani menghadapi keterbatasan air selama musim kemarau.

Baca Juga : MDA-Pemda Luwu Gelar Simulasi Kesiapsiagaan Kekeringan dan Karhutla di Latimojong 

Baca Juga : MDA dan BPBD Perkuat Mitigasi Antisipasi Karhutla di Tana Luwu 

 

“Kami dari Dinas Pertanian mewakili Pemerintah Kabupaten Luwu menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang dilakukan PT Masmindo Dwi Area. Sejumlah strategi dilakukan Masmindo untuk membantu petani menghadapi musim kemarau, salah satunya dengan melakukan penyiraman sawah,” katanya.

Baca Juga : MDA-Pemda Luwu Gelar Simulasi Kesiapsiagaan Kekeringan dan Karhutla di Latimojong 

Baca Juga : MDA dan BPBD Perkuat Mitigasi Antisipasi Karhutla di Tana Luwu 

 

Salah seorang petani asal Desa Senga Selatan, Adi, mengatakan kekeringan yang berlangsung sekitar satu bulan telah memengaruhi pertumbuhan tanaman padi di sawahnya.

Baca Juga : MDA-Pemda Luwu Gelar Simulasi Kesiapsiagaan Kekeringan dan Karhutla di Latimojong 

Baca Juga : MDA dan BPBD Perkuat Mitigasi Antisipasi Karhutla di Tana Luwu 

 

“Sudah satu bulan ini sawah kering, padi kerdil. Kami berterima kasih karena petani masih diberi perhatian dengan adanya penyiraman ini. Setidaknya masih ada harapan kami untuk panen,” ujar Adi.

Baca Juga : MDA-Pemda Luwu Gelar Simulasi Kesiapsiagaan Kekeringan dan Karhutla di Latimojong 

Baca Juga : MDA dan BPBD Perkuat Mitigasi Antisipasi Karhutla di Tana Luwu 

 

Kolaborasi MDA, Pemerintah Kabupaten Luwu dan FORDES MATAPPA tersebut diharapkan dapat membantu petani melewati periode kemarau sekaligus menjaga tanaman padi yang telah ditanam hingga masa panen.

Baca Juga : MDA-Pemda Luwu Gelar Simulasi Kesiapsiagaan Kekeringan dan Karhutla di Latimojong 

Baca Juga : MDA dan BPBD Perkuat Mitigasi Antisipasi Karhutla di Tana Luwu 

 

Penanganan dilakukan dengan melihat kondisi dan kebutuhan di lapangan agar dukungan dapat menjangkau lahan pertanian yang membutuhkan pasokan air.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@harian.news

Follow Social Media Kami

KomentarAnda