Logo Harian.news

Selama Ramadan, Pedagang Pakaian di Pasar Sentral Makassar Raup Cuan Jutaan Perhari

Editor : Redaksi II Minggu, 24 Maret 2024 18:38
Suasana pedagang pakaian di Pasar Tradisional Sentral kota Makassar. (Foto: HN/Sinta)
Suasana pedagang pakaian di Pasar Tradisional Sentral kota Makassar. (Foto: HN/Sinta)

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Memasuki pertengahan Ramadan, sejumlah pedagang pakaian di pasar Sentral Jl. K. H. Ramli Kecamatan Wajo, Kota Makassar, Sulsel mengaku senang karena meraup keuntungan Rp 3 juta perhari.

“Selama Ramadhan keuntungan itu per hari bisa dapat Rp3 juta,” ujar salah seorang pedagang pakaian Mutia (28), di pasar sentral, Minggu (24/3/2024) sore.

Kata Mutia, semenjak memasuki pertengahan Ramadan pasar sentral mulai ramai pengunjung dan orderan, baik pakaian muslim dewasa, anak anak laki laki dan perempuan.

Baca Juga : Yamaha Sulselbar Siap Gelar GTA Vol.2 Bagi Pengguna Aerox

Sehingga, keuntungan yang Ia peroleh kerap lebih banyak dibandingkan hari biasa pada umumnya.

“Bertambah 3 kali lipat kayanya, karen hari biasa paling banyak itu kita (pedangang) cuma dapat Rp1 juta perhari, itu juga kadang kadang” katanya.

Hal serupa juga dirasakan oleh Yani (38), pedangan pakaian anak yang mulai kebanjiran orderan.

Baca Juga : Wuling Eksion Ramaikan Pasar SUV Elektrifikasi di TSM Makassar

Tidak hanya dari kota Makassar, Ia mengakui pernah kerap mendapatkan orderan dari luar dari baik Papua, Maluku atau Kalimantan dengan jumlah orderan cukup banyak semenjak ramadan.

“Sudah banyak yang pesan, pernah ada yang pesan pakaian untuk dibawa jualan kembali di Papua juga,” katanya

“Allhamdulilah baru pertengahan bulan sudah banyak pembelinya, semoga saja kalau mau lebaran tambah banyak pembelinya,” lanjutnya.

Baca Juga : HUT ke-40, MRM Daihatsu Perkuat Ekspansi dan Branding di KTI

Nani (27) pelanggan mengatakan, bahwa Ia lebih memilih belanja di pasar sentar karena harga pakaian yang relatif murah dibandingkan tempat yang lain.

“Setiap mau lebaran pasti ke sentral karena lebih murah,”

Kendati telah banyak akun jualan online yang telah menjamur, Ia tetap memilih pasar tradisional seperti sentral untuk kebutuhan pakaian.

Baca Juga : Pemkot Makassar Bongkar 178 Lapak PKL di Kecamatan Mariso

“Saya lebih suka di pasar, lebih puas,” tandasnya.

Penulis : Nursinta

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]
Penulis : NURSINTA

Follow Social Media Kami

KomentarAnda