Logo Harian.news

Setelah Setop Kirim Bom, Joe Biden Putuskan Hentikan Kirim Senjata ke Israel

Editor : Rasdianah Kamis, 09 Mei 2024 21:35
Presiden AS, Joe Biden. Foto: ist
Presiden AS, Joe Biden. Foto: ist

HARIAN.NEWS – Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, dalam wawancara dengan CNN, mengatakan pihaknya akan menghentikan pasokan senjata jika Israel melancarkan serangan ke Rafah.

“Kami tidak akan memasok senjata dan peluru artileri,” kata Biden dikutip dari AP News melalui kumparan, Kamis (9/5/2024).

Biden menegaskan Israel perlu berbuat lebih banyak untuk melindungi kehidupan warga sipil di Gaza.

Baca Juga : Jadi Pembicara di Qatar, Prabowo Ditanya Kenapa Ngebet Jadi Presiden

Sebelumnya, Amerika Serikat (AS) juga menghentikan pengiriman bom ke Israel sejak pekan lalu. Keputusan itu diambil lantaran AS khawatir atas rencana Israel menginvasi Rafah.

Keterangan itu disampaikan seorang pejabat Amerika Serikat (AS) pada Selasa (7/5/2024). Pejabat itu meminta namanya disamarkan. Namun dia adalah pejabat senior di pemerintahan Joe Biden.

“Kami menghentikan satu pengiriman senjata pada pekan lalu,” kata pejabat senior itu seperti dikutip dari AFP.
“Itu terdiri dari 907 kg bom dan 226 kg bom,” sambung dia.

Baca Juga : Pertama Kalinya, Joe Biden Sebut Bom AS Bunuh Warga Sipil tak Berdosa di Gaza

Menurut dia, AS cemas bom itu akan dipakai untuk menyerang wilayah padat penduduk. Rafah, yang ditargetkan Israel, menampung kurang lebih satu juta pengungsi di Gaza.

Secara historis, AS adalah pendonor senjata terbesar bagi Israel. Akan tetapi pada April 2024, Biden memutuskan meninjau kembali bantuan persenjataan ke Israel.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@harian.news atau Whatsapp 081243114943

Follow Social Media Kami

KomentarAnda